Articles by "Artikel Pertanian"
Tampilkan postingan dengan label Artikel Pertanian. Tampilkan semua postingan


Membudidayakan kailan merupakan hal yang mudah untuk dilakukan, terutama jika anda mengetahui cara budidaya yang tepat untuk tanaman yang satu ini. Tanaman yang satu ini membutuhkan perawatan yang khusus agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. 

Kailan (Brassica oleracea) merupakan salah satu jenis sayuran yang memiliki daun tebal berwarna hijau dengan batang tebal dan memiliki kepala bunga berukuran kecil dengan jumlah kecil hampir mirip dengan bunga pada brokoli. Sayur kailan ini bisa digunakan dalam masakan Tionghoa terutama masakan Katon. Sayur ini biasanya di masak tumis dengan bumbu jahe dan bawang putih atau juga di masak rebus kemudian disiram dengan saus tiram. Banyak orang yang menyukai sayuran kailan karena kailan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan karena kandungan gizi yang terdapat pada sayur kailan diantaranya pro vitamin A, asam askorbat, mineral, vitamin B, vitamin C, serat, antioksidan, zat besi dan masih banyak lagi yang lainnya.

Ada beberapa macam teknik budidaya yang harus anda lakukan, mulai dari pembibitan, penanaman, pemeliharaan hingga apa persiapan yang harus dilakukan pada saar panen. Hal pertama yang harus anda lakukan pada saat penanaman adalah menyiapkan ukuran petak tanah yang tepat. Siapkanlah sebuah bedengan yang memiliki lebar 120 cm dan ukuran panjang yang sama dengan petak tanah yang dimiliki. 

Untuk bisa membudidayakan tanaman ini dengan baik, diperlukan sebuah media yang memiliki ketinggian 100 meter hingga 500 meter dpl. Umumnya tanaman ini sangat cepat tumbuh jika ditanam di suhu yang lembab yaitu pada saat musim hujan. 

Cara Menanam Tanaman Kailan

Untuk cara tanam kailan adalah sebagai berikut. Seminggu sebelum penanaman berlangsung, pastikan anda menyiapkan lubang tanam yang akan disiapkan untuk menanam kailan ini. Lalu jangan lupa untuk memberikan pupuk pada tanah yang akan ditanami oleh bibit. 

Cara menanam dengan menggunakan bedengan yang telah dipupuk terlebih dahulu terbukti ampuh untuk menghasilkan tanaman kailan yang baik. Pupuk yang dianjurkan di sini adalah pupuk kandang. Siapkan pupuk kandang sebanyak 10 ton/ha. Jarak tanam dalam bedengan juga harus diperhatikan. Pastikan tanah dalam bedengan memiliki jarak 40 x 40 cm, 30 x 30 cm atau 20 x 20 cm. Memilih bibit yang baik juga harus Anda lakukan. Bibit yang baik tersebut nantinya harus dipindah dan ditanam di bedengan yang sudah Anda siapkan tadi. 

Pemeliharaan Tanaman Kailan

Berikutnya masuk ke tahap pemeliharaan tanaman kailan ini. Proses pemeliharannya cukup sederhana. Anda bisa melakukan penyiraman pada tanaman ini. Jika kebetulan anda menanam tanaman ini pada saat musim hujan, maka penyiramannya bisa dikurangi agar tanaman ini tidak kelebihan air. 

Tetapi jika penanaman dilakukan pada saat musim kemarau, anda bisa menambah air yang akan digunakan untuk menyiram tanaman ini. Hal lain yang bisa anda lakukan adalah dengan melakukan penjarangan. Lakukan aktivitas ini setelah penanaman. Penjarangan harus dilakukan bertujuan untuk mencabuti tanaman yang tumbuhnya terlalu rapat. 

Perawatan Tanaman Kailan

Jangan lupa juga untuk melakukan perawatan dengan cara mencabuti tanaman yang mati akibat terserang hama atau penyakit dan menggantinya dengan bibit yang baru. Hal ini bertujuan supaya tanaman yang sakit tadi tidak menularkan penyakitnya ke tanaman yang sehat lainnya. Pencabutan tanaman ini bisa anda lakukan ketika menganalisa tanaman kailan setiap harinya. 

Selain itu lakukan juga langkah memelihara tanaman kailan dengan cara penyiangan. Apa itu penyiangant? Penyiangan adalah proses mengganti tanaman yang lama dengan tanaman yang baru. Biasanya ini dilakukan apabila anda menemukan tanaman yang tidak memiliki potensi untuk bisa tumbuh dengan baik. Jika anda sudah bisa memprediksi bahwa hasil akhirnya nanti pasti tidak bagus, sebaiknya proses penyiangan ini dilakukan. 

Hasil Panen Tanaman Kailan

Tanaman kailan juga bisa dijadikan sebagai sumber bisnis. Anda bisa menjual hasil panen dari tanaman ini apabila berhasil tumbuh dengan baik. Satu hal yang perlu anda ketahui adalah tanaman ini akan bisa menghasilkan hasil panen selama 70 hari paling lama, dan paling cepat 40 hari. Maka dari itu, anda harus menentukan iklim yang tepat untuk menanam tanaman ini. Iklim yang tropis sangat dianjurkan sebagai media untuk menanam kailan.
PANDUAN CARA MENANAM DAN PEMELIHARAAN TANAMAN GAMBAS 

Menanam /budidaya gambas, Gambas/oyong ( Luffa acutangula) adalah tanaman semak yang menjalar dapat dimanfaatkan buahnya untuk sayuran .Tanaman ini dapat tumbuh dimana saja ,di dataran rendah maupun tinggi. Untuk pertumbuhan gambas yang optimal dibutuhkan suhu 18-29 derajat Celsius,tanah gembur ,subur ,penuh dengan unsur hara ,mempunyai ph tanah antara 5,6-6,8 dan tata air yang baik.tanaman ini termasuk tahan terhadap penyakit.


PENANAMAN GAMBAS/OYONG
PERSIAPAN LAHAN

Tanah digemburkan dengan dibajak atau ditraktor dengan kedalaman 20cm-30cm ,sebar kompos dari kotoran ternak 20 ton /ha atau bokasi 2-3 ton/ha.Kemudian buat bedengan/gulutan dengan tinggi 25cm – 30cm, lebar bedengan 80cm – 90cm ,jarak bedengan 50cm – 60cm. Jarak bedengan / kalen berfungsi untuk jalan perawatan ataupun pemanenan selain untuk drainase.Permukaan bedengan dibuat melengkung ,kemudian bedengan ditutup mulsa/plastic.Ukuran mulsa/plastic 110co – 120 cm. Mulsa berfungsi menjaga kelembaban tanah,mengurangi pertumbuhan gulma dan mengurangi hama dan penyakit .
PEMILIHAN BIBIT TANAMAN GAMBAS


Pilih bibit gambas hibrida/ f1( karena benih hibrida terjaga mutunya)yang sesuai untuk iklim , tempat ketinggian lahan,dan yang juga sesuai dengan kebutuhan pasar .Pemilihan bibit yang tepat dapat memudahkan perawatan dan memberikan keuntungan dari hasil panen yang melimpah

PENANAMAN TANAMAN GAMBAS

Buatlah lubang pada bedengan sekitar 10cm – 15cm dari tepi mulsa, jarak antar lubang 60cm.Sebelum ditanam biji dicampur/ aduk dengan insektisida Karbosulfan dengan dosis 25g/3kg bibit. Masukan biji gambas kedalam lubang ,tiap lubang diisi 2 biji gambas. kemudian tutup dengan sedikit tanah tanah.,agar tidak terlalu padat. 







PEMUPUKAN TANAMAN GAMBAS
Pemupukan dasar 


Pemupukan ini dilakukan pada saat olah tanah sebelum bedengan dikerjakan ,agar pupuk dasar terpendam dalam bedengan. Komposisinya : Phonska 120 kg/ha, ZA 150 kg/ha, phospat 100 kg/ha.

Pemupukan lanjutan 1

Pemupukan ini dilakukan pada saat tanaman umur 7 hst – 35 hst ,dengan cara campuran air dan pupuk dikocorkan kelubang tanaman dengan takaran 200ml – 250 ml setiap lubang tanaman. Komposisi : NPK 35 – 45 kg/ha,insektisida berbahan aktif karbofuran 7kg/ha.pemupukan ini dilakukan 1 minggu sekali. Untuk pemupukan dengan dicampur insektisida dilakukan apabila ada serangan hama dari dalam tanah (ulat tanah ,gayas,dll).

Pemupukan lanjutan 2

Pemupukan dilakukan pada saat tanaman umur 35 hst dan seterusnya . komposisi : NPK 280 kg/ha atau campuran Phonska + ZA 300 kg/ ha .

Cara pemupukan : tanah ditugal sedalam 5cm pupuk dimasukan kedalm lubang kemudian ditutup dengan tanah. Jarak pupuk dengan batang tanaman sekitar 5cm. pemupukan dilakukan dengan interval 10 – 15 hari.

PEMELIHARAAN TANAMAN GAMBAS


Penyiangan dan pembersihan gulma dilakukan 2 minggu sekali. Penyiraman dilakukan 1 minggu sekali setelah pemberian pupuk atau apabila tanah bedengan terlihat kering. caranya parit dialiri air 1/2 dari tinggi bedengan. Pemasangan tajuk dilakukan ketika tanaman berumur 7 hst .Tinggi tajuk 150cm – 200 cm agar batang dan daun dapat berkembang leluasa.Memasang tali/gawar untuk menghubungkan antar tajuk untuk perambatan tanaman.Agar buah gambas terhindar dari lalat buah/manyang. dilakukan pembungkusan buah dengan plastik



HAMA DAN PENYAKIT TANAMAN GAMBAS

Hama yang terdapat pada tanaman gambas antara lain :Ulat bunga (Maruca testualis) lalat buah ( Bactrocera sp), kutu daun ( Aphis cracivora Koch) Ulat grayak (spodoptera litura),penanggulangan semprot dengan insektisida ber bahan aktif :Abamectin,Imidakloprit,Sipermetrin.

Penyakit yang menyerang tanaman Gambas antara lain: Bercak daun (Cescospora sp), Layu bakteri (Pseudomonas solanacearum),Antraknos, Layu Fusarium ( Fusarium oxysporum). Penanggulangan semprot dengan fungisida berbahan aktif : Mankozeb,Propinep,Oksitetrasiklin

.PEMANENAN TANAMAN GAMBAS

Gambas mulai dapat di panen umur 45 hst .Buah yang siap dipetik berwarna hijau gelap .panen dilakukan dengan interval 3-4 hari.panen dapat dilakukan sampai 20 x panen dalam satu kali budidaya, tergantung jenis varietas dan perawatan.


Buah gambas siap dipetik dengan dibungkus plastic.
MANFAAT TANAMAN KALIANDRA YANG SERBAGUNA

Nama asli tanaman ini adalah Xilip de Qorcolorado. Ia didatangkan pertama kali tahun 1936 dari Guatemala. Nama ilmiahnya Calliandra callothyrsus Meissen. Di sana ia juga memiliki beberapa julukan, diantaranya “cabello de angel” yang berarti ”rambut malaikat” dan “barbe sol” yang artinya ”jenggot matahari”.

Ia juga memiliki saudara yang berbunga putih, atau bisa disebut kaliandra putih yang di Guatemala Xilip de Hora Blancos. Nama ilmiahnya semula Calliandra tetragona B. Et. HH, namun kemudian diganti menjadi Zapoteca tetragona.

Memiliki Sifat-sifat Unggul

Kaliandra merupakan spesies tanaman multiguna memiliki sifat-sifat unggul yang bermanfaat baik bagi manusia maupun lingkungan.

Pertama, jenis ini merupakan tanaman pionir yang bisa dimanfaatkan untuk memberantas tanaman liar semisal alang-alang, tembelekan dan gelagah. Ia banyak dimanfaatkan untuk menahan erosi.

Akarnya banyak mengandung bintil-bintil penyubur tanah (Leguminosa) sehingga dapat digunakan untuk memperbaiki struktur tanah. Daunnya cepat rimbun sehingga sangat berguna untuk mempercepat penutupan lahan dan mudah lapuk sehingga cepat membentuk humus di tanah.

Daunnya juga dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak. Kayunya bermanfaat sebagai kayu bakar yang bermutu baik karena ia cepat kering. Ia juga digunakan sebagai tanaman pelindung bagi kopi dan teh.

Kaliandra merah juga memiliki bunga-bunga yang cantik sehingga, pantas ditanam di pinggir jalan, pekarangan rumah, tanggul-tanggul irigasi atau pematang sawah. Bunga-bunga yang indah ini juga bisa dijadikan pakan

Morfologi Kaliandra

Calliandra calothyrsus adalah pohon kecil bercabang dengan ketinggian rata-rata 3 – 5 meter. Meski begitu ia bisa mencapai tinggi maksimum 12 meter dengan diameter batang bisa mencapai maksimum 20 cm.

Kulit batangnya berwarna merah atau abu-abu yang tertutup oleh lentisel kecil. Makin ke pucuk, batangnya cenderung bergerigi. Pada pohon yang batangnya berwarna coklat kemerahan, ujung batangnya bisa berulas merah.

Sistem akarnya terdiri dari beberapa akar tunjang dan akar-akar yang lebih halus dengan jumlahnya sangat banyak dan menjalar sampai ke permukaan tanah. Jika di dalam tanah dimana ia tumbuh terdapat rhizobia dan mikoriza, akan terbentuk asosiasi antara jamur dengan bintil-bintil akarnya.

Kaliandra memiliki daun-daun yang lunak yang terbagi menjadi daun-daun kecil. Panjang daun utama bisa mencapai 20 cm dan lebar 15 cm. Pada malam hari, daun-daun ini melipat ke arah batang.

Tangkai daunnya bergerigi dengan semacam tulang di bagian permukaan atasnya. Namun ia tidak memiliki kelenjar-kelenjar pada tulang sekundernya.

Habitat Kaliandra

Kaliandra merah dapat tumbuh alami di sepanjang bantaran sungai. Ia dengan cepat akan tumbuh dan mengisi areal-areal yang vegetasinya terganggu, misalnya di tepi-tepi jalan.

Namun, tanaman ini tidak tahan berada di bawah naungan dan mudah sekali kalah bersaing dengan vegetasi sekunder lain.

Di Meksiko dan Amerika Tengah, kaliandra tumbuh di berbagai habitat pada ketinggian permukaan laut sampai 1.860 meter.

Ia tumbuh baik terutama terdapat di daerah yang curah hujannya berkisar antara 1000 dan 4000 mm per tahun. Meskipun begitu pada beberapa kasus ia juga dijumpai pada daerah yang curah hujan tahunannya hanya 800 mm per tahun.

Kaliandra banyak terdapat di daerah yang musim kemaraunya berlangsung selama 2 sampai 4 bulan dengan curah hujan kurang dari 50 mm per bulan. Namun, pernah juga ditemukan spesimen yang tumbuh pada daerah yang musim kemaraunya 6 bulan.

Tanaman ini tumbuh pada daerah dengan suhu minimum tahunan 18-22° C. Ia tidak tahan terhadap pembekuan. Ia hidup pada berbagai tipe tanah dan bisa bertanah pafa tanah yang agak masam dengan pH sekitar 4,5. Namun ia tidak tahan pada tanah yang berdrainase buruk dan tergenang.

Pembungaan Kaliandra

Di tempat asalnya, kaliandra merah berbunga sepanjang tahun dengan puncak terjadi antara bulan Maret dan Juli. Di Indonesia, musim berbunga bervariasi antara daerah satu dengan daerah lainnya, bergantung pada jumlah curah hujan. Puncaknya biasanya berlangsung antara bulan Januari dan April.

Tandan bunga kaliandra berkembang dalam posisi terpusat dan bunganya bergerombol di sekitar ujung batang. Bunga kemudian matang dari pangkal ke ujung selama beberapa bulan.

Bunga kaliandrai mekar selama satu malam saja dengan benang-benang mencolok. Umumnya berwarna putih di pangkalnya dan merah di ujungnya, meski kadang ada juga yang berwarna merah jambu. Sehari kemudian benang-benang ini akan layu. Bunga yang tidak mengalami pembuahan pun akan gugur.

Polongnya terbentuk selama 2 sampai 4 bulan dan ketika sudah masak, panjangnya bisa mencapai 14 cm dan lebarnya bisa mencapai 2 cm.

Biji Kaliandra

Polong Kaliandra berbentuk lurus dan berwarna agak coklat. Polong tersebut berisi 8-12 bakal biji yang akan berkembang menjadi biji oval yang pipih.

Permukaan biji yang sudah matang berbintik hitam dan coklat. Terdapat tanda yang khas berbentuk ladam kuda pada kedua permukannya yang rata.

Biji yang sudah masak panjangnya bisa mencapai 8 mm. Bila ditekan dengan kuku ia akan terasa keras. Di tempat asalnya, puncak musim biji terjadi antara bulan November dan April sedang di Indonesia biasanya antara bulan Juli sampai November.

Pada saat polong mengering, pinggirannya yang tebal mengeras sehingga polong merekah mendadak dari ujungnya. Bijinya lantas keluar dengan gerakan berputar dan bisa terpental sejauh 10 meter.

Kecambah kemudian akan tumbuh dengan kedua keping biji muncul di atas permukaan tanah. Daun pertamanya hanya memiliki satu sumbu yang menjadi tempat tumbuh helai daun. Namun daun berikutnya terbagi menjadi sumbu-sumbu sekunder.

Bijinya memerlukan proses skarifikasi seperti merendam biji dalam air dingin selama 48 jam. Penggunaan air panas dapat menyebabkan biji mati. Skarifikasi secara mekanis juga bisa dilakukan.

Penanaman Kaliandra

Penanaman dapat dilakukan dengan cara menyemai langsung biji yang telah diskarifikasi pada kedalaman 1-3 cm atau dengan memindahtanamkan bibit yang telah mencapai tinggi 20-50 cm dari tempat pembibitan.

Bibit dapat ditanam berbaris dengan jarak tanam 3-4 m. Bila akan dimanfaatkan sebagai sumber pakan bisa ditanam dengan jarak 0,5-1 meter secara menyebar.

Penggunaan inokulasi mungkin bermanfaat pada daerah baru ditanami. Pertumbuhan awalnya lambat namun pertumbuhan selanjutnya sangat cepat. Ia akan mencapai tinggi 3,5 m dalam 6 bulan.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/cara-menyemai-bibit-kaliandra-merah.html
CARA MENYEMAI BIBIT KALIANDRA MERAH

Kaliandra merah di Indonesia dikenal selain sebagai tumbuhan penghasil bunga untuk peternakan madu lebah, juga bagus sebagai sumber pakan ternak yang bagus karena memiliki PK (Protein Kasar) sekitar 20%. Selain mempunyai tingkat palatabilitas yang tinggi, tumbuhan ini sangat mudah dibudidayakan dengan cara generatif dari bijinya.

Saat yang tepat untuk menanam kaliandra di lahan adalah awal musim penghujan, oleh karena itu dua atau tiga bulan sebelum masuk musim penghujan alangkah baiknya jika waktu tersebut digunakan untuk menyemai biji di dalam polybag/plastik kecil sebelum ianya ditanam di lahan penanaman. Pada waktu itu juga biasanya banyak sekali biji kaliandra yang sudah masak/matang, biasanya pada bulan Juli-Agustus sudah banyak biji kaliandra yang sudah matang.


BACA JUGA


Adapun ciri ciri biji kaliandra yang sudah masak adalah wadah biji sudah berwarna kecoklatan dan mulai mengering. Sebelum biji pecah di pohon, alangkah baiknya biji dipetik dari pucuk pohon dan dikeluarkan dari kulitnya kemudian dijemur sekitar 2 hari.

Biji kaliandra termasuk dalam biji dikotil dan mempunyai cangkang biji yang sangat keras,untulk mempercepat biji agar cepat tumbuh, lakukan langkah-langkah sebagi berikut ini.
Setelah kita mendapatkan biji kaliandra, yang kita lakukan adalah :

1. Potonglah sedikit biji kaliandra, hal yang harus diperhatikan dalam hal ini adalah pemotongan dilakukan pada bagian biji yang menempel pada kulit,


http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/cara-menyemai-bibit-kaliandra-merah.html


2. Rendam dalam air hangat sekitar 1 jam.

http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/cara-menyemai-bibit-kaliandra-merah.html



3. Biji kaliandra akan kelihatan keluar akarnya serta merta.
Angkat dan tiriskan.

http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/cara-menyemai-bibit-kaliandra-merah.html


4. Tancapkan dalam media tanah:pupuk kandang = 3:1 dalam posisi bekas potongan biji yang sudah keluar akarnya di bawah.

http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/cara-menyemai-bibit-kaliandra-merah.html


5. Taruh dalam tempat yang minim sinar matahari selama 2 hari untuk merangsang cepatnya pertumbuhan biji, setelah itu letakkan dalam tempat yang mudah dipindahkan di bawah sinar matahari 50%(bisa dipasang paranet diatasnya)

http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/cara-menyemai-bibit-kaliandra-merah.html


Setelah sekitar 2 sampai 3 bulan sambil menunggu musim hujan maka bibit siap dipindahkan ke lahan setelah tanah benar benar basah terkena air hujan. Adapun jarak tanam adalah disesuaikan antara ketersediaan bibit dengan luasnya lahan, apabila mempunyai lahan yang luas maka bisa ditanam 1 buah bibit kaliandra permeter persegi. Namun apabila ketersediaan lahan yang terbatas, misalkan kita mempunyai 2500 bibit yang mau ditanam dalam 1000 meter persegi lahan, maka tanamlah bibit dengan jarak yang agak rapat namun perkirakan juga jalan untuk memanennya nanti disela sela pohon tersebut.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/cara-tepat-menanam-kangkung.html
CARA TEPAT MENANAM KANGKUNG

Cara Menanam Kangkung Darat di Rumah dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama dengan menggunakan cara stek, yaitu bagian batang ditancapkan ke tanah, dan dengan menanam bijinya. Kangkung merupakan tanaman sayur yang sangat merakyat, karena banyak sekali yang menyukainya. Namun demikian, tidak banyak yang tahu bagaimana Cara menanam kangkung yang benar. Kangkung bahkan bisa kita temukan hampir di seluruh Indonesia, karenanya tidak heran jika banyak yang kenal dengan tanaman kangkung. Tanaman yang berasal dari India ini juga dapat dibeli dengan harga yang relatif murah, bukan karena tidak enak tapi karena kangkung dapat ditanam dan di panen dengan cepat. Masa penanam benih hingga panen kangkung hanya membutuhkan waktu sekitar 4 hingga 6 minggu, dan kangkung sangat kuat terhadap hama tanaman. Hal itu adalah penyebab utama murahnya harga kangkung di pasaran.


Kangkung yang selama ini kita konsumsi memiliki dua jenis, yaitu kangkung yang biasa tanam di air dan kangkung yang ditanam di darat. Cara menanam kangkung khususnya kangkung darat juga memiliki dua versi. Pertama dengan disebar dan yang kedua adalah dengan di tugal yaitu menanam dengan cara melubanginya terlebih dulu baru diberi benih. Kedua, kangkung ini memiliki perbedaan fisik yang sangat mencolok, kangkung darat cenderung berwarna lebih terang, bentuk daun runcing dan memiliki bunga berwarna putih. Sedangkan kangkung air daunnya lebih gelap dan lebih lebar serta berbunga ungu.


Untuk Cara Menanam Kangkung Darat di Rumah, Anda bisa menggunakan dua cara saat pembibitannya. Cara pertama adalah dengan menggunakan cara stek yaitu bagian batang yang ditancapkan ke tanah, atau dengan cara menanam biji kangkung. Cara menanam kangkung dengan stek tentu saja menggunakan bibit kangkung yang memiliki kualitas bagus yaitu batang dan daun yang sehat, segar dan besar. Sedangkan menanam dengan biji kangkung juga digunakan biji yang berkualitas bagus dan kering. Kedua cara ini bisa dilakukan dengan mudah, namun demikian masing-masing memiliki kekurangan dan kelebihan sendiri-sendiri. 


Tanaman dengan nama latin Ipomea Reptans untuk kangkung darat dan Ipomea Aquatica untuk Sayur Sayuran kangkung air ini dalam siklus hidupnya sebenarnya tidak memerlukan pupuk yang intensif. Karena kangkung merupakan tanaman yang tahan terhadap segala macam penyakit. Namun demikian, ada satu hama yang paling sering mengganggu yaitu belalang, ulat grayak, kutu daun dan penyakit yang sering menyerangnya adalah karat putih. Cara menanam kangkung darat yang baik yang diberi jarak akan membuat penyebaran hama dapat di minimalisir, sehingga akan lebih baik jika dalam menanam tidak terlalu berdekatan. Dalam hal ini cara menanam dengan ditugal adalah cara yang paling tepat.

Untuk mendapatkan kangkung yang sehat, maka Anda harus memupuk terlebih dahulu tanah yang akan ditanami kangkung tersebut. Pupuk yang digunakan sebaiknya adalah pupuk yang sehat, yaitu dengan menggunakan pupuk kompos. Proses pemupukan ini dilakukan sebelum kangkung ditanam, caranya adalah dengan mencampurkan tanah atau lahan degan pupuk kompos, kemudian diberi air hingga mencapai 5 cm. Cara menanam kangkung organik tidak memerlukan pupuk yang berbahan kimia, sehingga penggunaan pupuk kompos bisa tidak digunakan.


Untuk mendapatkan kangkung yang bagus, maka Anda tidak boleh malas dalam menyiram tanaman kangkung ini. Karena kangkung darat memerlukan lebih banyak air jika dibandingkan dengan tanaman sayur lainnya. Namun demikian, curah hujan yang terlalu tinggi juga dapat membuat tanaman kangkung menjadi menguning. Penyiraman kangkung yang baik dilakukan setiap sore dan siang hari. Jika Anda kurang dalam proses penyiraman, maka kangkung akan cepat menguning. Demikian Cara Menanam Kangkung Darat di Rumah dan pemeliharaannya.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/dapatkah-kita-mengikuti-sistem.html
Dapatkah Kita Mengikuti Sistem Pertanian Negara Maju Ini?

http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/dapatkah-kita-mengikuti-sistem.html
Dapatkah Kita Mengikuti Sistem Pertanian Negara Maju Ini?


Pertanian merupakan salah satu unsur penting bagi sebuah negara. Tanpa adanya sektor pertanian akan membuat suatu negara bergantung diri kepada negara lainnya. Dengan bertani negara dapat menghasilkan bahan mentah yang biasa digunakan oleh banyak orang, seperti padi, kapas, sayuran dan sebagainya.

Salah satu negara yang mengedepankan pertanian adalah Indonesia, negara kita ini memang dikenal sangat cocok dengan sektor pertaniannya. Dengan iklim tropis serta dikaruniai tanah subuh membuat Indonesia menjadi tempat yang sangat cocok untuk bertani. Hampir semua tumbuhan bisa tumbuh di tanah Indonesia.

Namun ironisnya sistem pertanian serta perhatian khusus kepada para petani di Indonesia sangatlah kurang. Bahkan pertanian di Indonesia ini kalah dengan sistem pertanian negara yang tidak memiliki tanah subur seperti Indonesia. Sehingga sektor pertanian Indonesia pun tak pernah mengalami kemajuan.

Berikut informasi beberapa negara pertanian di dunia yang memiliki sistem pertanian dan pengolahan pertanian terbaik di dunia yang di lansir dari anakregular, Sehingga hasil pertaniannya bisa dinikmati oleh rakyat dan juga negara lainnya di seluruh dunia :

Negara Jepang


Jepang yang dijuluki sebagai negara sakura ternyata memiliki pertanian yang terbaik. sebagai negara dengan teknologi yang tinggi dan maju, Jepang menerapkan teknologi di bidang pertaniannya. masyarakat Jepang sangat kreatif dalam pengolahan lahan untuk di jadikan sebagai lahan pertanian. mereka menanam bisa di ruang bawah tanah, di pekarangan rumah, pinggiran kereta api, dan sebagainya.

Jadi pasca tsunami yang meluluh lantahkan sebagian lahan pertaniannya, Jepang merencanakan sistem pertanian yang lebih modern dengan menggunakan dan memanfaatkan teknologi mereka yang canggih. Teknologi terbarukan seperti traktor tanpa awak, mesin tanam, dan mesin panen mulai di gunakan para petani. Sementara itu untuk menghalau hama, Jepang menggunakan teknologi lampu LED.



NEGARA BELANDA


Luas negara ini memang tak mencapai satu persen dari luas negara Indonesia. Tak ada tanah dan tak ada lahan yang cukup untuk bertani di negara ini. Terlebih dengan iklim dingin di negara Belanda bertani merupakan hal yang sangat tidak mungkin terjadi.

Namun Belanda mampu menjadi negara peringkat 2 untuk negara pengekspor produk pertanian terbesar didunia dengan nilai ekspor mencapai 72,8 miliar Euro. Produk andalannya adalah benih dan bunga. Kunci dari majunya pertanian di Belanda adalah Riset. 

Kebijakan-kebijakan dan teknologi di adopsi dari riset-riset yang dilakukan para ahli. Salah satu pusat riset pertanian yang terkenal disana adalah universitas Wageningen. Seperti yang telah di kutip pada sebuah situs bahwa negara Belanda dengan luas hanya 41.526km persegi mampu menjadi yang lebih unggul bila dibandingkan dengan negara kita yang luasnya 1.919.440km persegi. 

Perlu kita garis bawahi bahwa nyaris seluruh wilayah di Belanda ada di bawah permukaan laut.“Inovasi tiada henti dan kreativitas tanpa batas. Kedua hal tersebut yang membawa negara Belanda selalu menjadi yang terbaik. Kemajuan sektor pertanian Belanda tidak hanya berfokus pada optimalisasi keuntungan namun juga sangat memperhatikan keberlanjutan dan keramahan lingkungan.

Pemerintah Belanda membentuk Menteri Ekonomi, Pertanian dan Inovasi yang difungsikan untuk membawa Belanda menjadi negara yang memadukan inovasi di dalam pertanian untuk mencapai ekonomi negara yang kuat dengan mengutamakan keberlanjutan lingkungan hidup.

Negara Amerika Serikat

Teknologi pertanian Amerika semakin maju lagi sejak abad ke-19, saat banyak mesin dan teknologi baru ditemukan. Pertanian di sana semakin berkembang mesin dan teknologi yang ditemukan itu juga digunakan untuk meningkatkan hasil dan mutu pertanian.

Seperti penerapan ilmu biologi untuk mencangkok tanaman, agar hasil buahnya lebih bagus daripada tanaman induknya. Ilmu pertanahan berguna untuk mengelola tanah pertanian dan mengatur sistem irigasinya. Jadi, kemajuan teknologi malah membuat pertanian semakin maju.

Kebanyakan lahan pertanian di Amerika ditanami jagung, jerami, dan gandum. Tanah pertanian utama digunakan untuk menghasilkan makanan serat-seratan. Kini, Amerika Serikat merupakan salah satu negara pengekspor hasil tani terbesar di dunia. Komoditasnya pun lengkap dan berkualitas sangat baik. 

Mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan, ayam potong, daging sapi, susu, hingga ke tembakau dan biji-bijian. Peralatan pertanian di Amerika sudah sangat modern. Di Amerika, traktor dapat berfungsi sebagai penarik alat-alat lainnya, seperti mesin pencangkul, pemupuk, penanam benih, pemotong, dan pemanen. 

Bahkan, beberapa traktor dapat menjadi sumber daya untuk mesin lainnya Hasil tani utama yang dihasilkan para petani Amerika berupa gandum, kacang kedelai, beras, kapas, dan tembakau. Hasil tani ini sebagian besar diekspor ke luar negeri. Kemajuan teknologi pertanian di sana telah memperbaiki sistem pembungkusan, pemrosesan, pengangkutan, dan pemasaran dari hasil-hasil pertanian di Amerika.

Negara Australia


Australia adalah negara yang luas (7,5 juta kilometer persegi), tetapi kebanyakan terdiri atas padang pasir dan daerah-daerah yang setengah gersang. Juga terdapat gunung-gunung dan hutan yang lebat. Daerah ini tidak dapat digunakan untuk pertanian. Kira-kira dua pertiga atau 485 juta hektar tanah di Australia dapat digunakan untuk pertanian.
Ini mencakup:
  • 20,9 juta hektare untuk menanam tanaman pangan;
  • 27,5 juta hektare untuk ditanami macam-macam rumput; dan
  • 436,6 juta hektare untuk padang rumput tempat domba dan ternak merumput, atau dibiarkan tandus.
Beberapa daerah di Australia curah hujannya rendah dan tidak dapat diandalkan. Hal ini berarti bahwa beberapa daerah pertanian bergantung kepada irigasi. Tanah di Australia sering tidak subur zat hara sehingga diperlukan pupuk.

Australia mulai mengekspor gandum dan wol. Ketika lemari es sudah ditemukan, Australia menjadi negara pertama yang memproduksi daging untuk diekspor di kapal laut yang bermesin pendingin. Daging tersebut dikirim ke Eropa dengan kapal laut. Dengan berlalunya waktu, banyak tanaman pangan lain yang ditanam untuk diekspor.

Sekarang Australia mengekspor hasil-hasil pertanian ke berbagai negara, terutama di Asia.
Hasil pertanian utama di Australia yang diekspor ke Indonesia pada tahun 1994–95 adalah:
  • Ternak hidup
  • Susu
  • Gandum
  • Mentega, dan
  • Buah-buahan

Negara China (Tiongkok)


Walaupun luas darat Tiongkok mencapai 9,6 juta kilometer persegi, namun areal tanah garapan hanya 1,27 juta kilometer persegi, yaitu hanya 7% areal total tanah garapan dunia, apa lagi tanah garapan Tiongkok itu kebanyakan terpusat di dataran dan daerah cekung bagian timur yang beriklim "angin musim". 

Industri tanaman adalah sektor produksi pertanian yang paling penting di Tiongkok. Tanaman bahan pangan utama Tiongkok adalah padi, gandum, jagung dan kedelai, sedangkan tanaman industri adalah kapas, kacang tanah, rapa, tebu. 

Pertanian Tiongkok memasuki tahap perkembangan pesat sejak diadakannya reformasi di pedesaan pada tahun 1978. Selama 20 tahun lebih ini, reformasi di pedesaan Tiongkok terus diadakan dalam kerangka sistem hak milik kolektif dan menjebol pengikatan sistem tradisional untuk menjajaki bentuk aktual baru ekonomi kolektif di bawah syarat ekonomi pasar. 

Reformasi mendatangkan keuntungan kepada kaum tani, juga meningkatkan tenaga produktif di pedesaan , mendorong pertumbuhan pesat pertanian, khususnya produksi bahan makanan serta pengoptimalan struktur pertanian, sehingga pertanian Tiongkok mencapai hasil yang mencolok. 

Dewasa ini, Tiongkok menempati kedudukan nomor satu di dunia dalam bidang produksi bahan makanan, kapas, biji sesawi, tembakau, daging, telur, hasil air tawar dan laut serta sayur mayur.

Lantas bagaimana pertanian di Indonesia? Apakah bisa maju seperti Jepang dan Belanda?

http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/dapatkah-kita-mengikuti-sistem.html
Sesungguhnya pertanian Indonesia akan sangat berada jauh di depan mengalahkan pertanian di Jepang, Belanda dan Amerika bila sistem dan perhatian lebih kepada para petani dilakukan secara benar.
Banyak orang Indonesia yang sedari dulu menggantungkan hidup menjadi seorang petani, namun kini banyak anak muda yang sudah enggan untuk mengikuti orang tuanya meneruskan pertanian.

Banyak anak muda lebih memiliki bermigrasi ke kota-kota besar guna mendapatkan pekerjaan yang tak berhubungan dengan sawah. Sementara itu di beberapa daerah di pelosok beberapa lahan pertanian mulai menghilang. Banyaknya perumahan serta pembangunan yang dilakukan nyatanya telah mengurangi lahan pertanian.

PANDUAN BERTANI DENGAN SISTEM TUMPANGSARI
Dalam dunia pertanian, banyak sekali teknik yang dipakai petani untuk meningkatkan hasil panen, salah satunya adalah memakai teknik menanam tumpang sari. Di Indonesia, teknik tumpang sari seringkali dipakai petani dengan tujuan untuk mendapatkan berbagai macam jenis tanaman sayur maupun buah dalam satu lahan tanam.

Tumpang sari (intercropping) merupakan istilah yang memiliki makna bahwa suatu teknik pertanian yang menghendaki suatu lahan tanam ditanami dengan lebih dari satu macam jenis tanaman.

Teknik bercocok tanam tumpang sari ini juga sering diberi julukan "teknik polikultur". Dalam sistem pertanian tumpang sari, jadi dalam satu lahan tanam diselingi dengan satu atau lebih jenis tanaman budidaya.

Sebagai contoh, dalam satu lahan tanam cabe di tengah-tengahnya ditanami tomat, kacang panjang, dan jenis tanaman hortikultur lainnya.

Beberapa jenis-jenis tanaman yang bisa dilakukan tumpang sari seperti singkong, kacang tanah, kacang panjang, jagung, mantang, buncis, tomat besar, seledri, daun bawang, tomat rampai, kedelai, sawi, kangkung,kacang tunggak, dan lain sebagainya.

Dan sebaiknya dalam menanam tanaman sayur mayur maupun buah yang menggunakan teknik intercropping, maka sebaiknya selalu menggunakan pupuk dan jenis pestisida yang cocok, sebab tidak dipungkiri bahwa terkadang kelemahan dari tumpang sari yakni tanaman mudah terserang hama dan penyakit, maka dari itu perawatan dan pemantauan tanaman harus dilakukan secara tepat.

Cara perawatan cabai memang banyak sekali ragamnya, mulai dari penyiraman, pendangiran dan penyiangan, pemupukan, pemberantasan hama dan penyakit, pengairan dan sampai pada pemberian tiang ajir.

Pemberian tiang ajir pada tanaman cabe memang sangatlah penting. Mengingat bahwa tiang ajir ini nantinya akan membantu tanaman cabe untuk tetap tegar, tidak mudah roboh dan berputus asa dari kondisi iklim yang ekstrem.

Para petani cabe di daerah pedesaan, umumnya mereka menggunakan tiang ajir, dan pada lahan bedengannya diberikan mulsa plastik untuk menjaga kelembaban tanahnya.




Ada beberapa manfaat pemberian tiang ajir diantaranya adalah agar tanaman cabe tidak mudah rebah/roboh, mempertahankan postur tanaman cabe agar tetap berada pada area tumbuhnya. Selain itu, adanya tiang ajir membuat tanaman tertopang, serta tiang ajir bisa dijadikan sandaran dan tempat tumbuhnya bunga dan buah cabe.

Cara pemberian tiang ajir yaitu dengan menancapkan bilah bambu yang dipotong-potong kecil berbentuk bilah dengan ujung runcing di dalam tanah dekat akar tanaman. Ukuran tiang ajir yang disarankan adalah 0,5 meter atau lebih sedikit. 1 tanaman diberi 1 tiang ajir. Dan dari tiap-tiap tiang ajir satu dengan lainnya dihubungkan dengan benang nilon warna putih.

Jika dalam pertanian cabe yang sedang anda budidayakan belum menggunakan tiang ajir, maka sudah saatnya kini menggunakannya. Dengan begitu saya menjamin tanaman cabe anda akan tumbuh baik, termasuk bunga dan buahnya lebat. Semoga bermanfaat. 

Teknik perawatan cabai/cabe dengan panen sebanyak 60 kali barangkali anda terheran-heran karena baru saja mendengarnya. Namun, teknik ini memang benar adanya. Karena mayoritas petani hanya akan panen cabai setidaknya 18 - 25 kali saja/musim tanamnya. Akan tetapi dengan teknik tertentu yang akan coba saya bantu, mudah-mudahan dapat membantu para remaja, bapak, dan ibu petani/pekebun dimanapun anda berada.

Teknik panen sebanyak 60 kali dalam satu kali masa tanam cabai sebenarnya sudah banyak populer di beberapa petani, tapi rahasianya tersebut masih disembunyikan, sehingga akibatnya hanya beberapa petani saja yang mengetahuinya.

Berikut ini ada beberapa cara yang dapat anda kerjakan untuk memanen cabai sebanyak 60 kali, tentu saja resep ini berdasarkan pengalaman yang sering dilakukan oleh petani-petani profesional cabai di Lampung.

1. Lakukan Perempelan Tunas Aksiler Pada Pohon Cabai
Perempelan merupakan kegiatan memangkas beberapa tunas liar/tunas aksiler/tunas samping yang ada pada pohon cabai. Biasanya pada tanaman cabai terdapat 1-5 tunas aksiler tersebut, namun untuk melakukan perempelan/pemotongan tunas dapat memotong 2-3 tunas aksiler, dan sisakan saja 3 cabang utama yang fokus akan dijadikan batang produktif untuk terus tumbuh dan menghasilkan bunga dan buah.

Dengan melakukan perempelan sesuai cara di link yang saya berikan tersebut, maka anda akan dipastikan mendapatkan tanaman cabai produktif bahkan dapat menghasilkan buah yang banyak, serta lebih menguntungkan.

baca juga

2. Berikan Larutan Pupuk Phonska Cair
Sejauh ini, penggunaan larutan pupuk phonska cair terbukti ampuh untuk mendongkrak produktivitas hasil panen cabai. Dengan larutan phonska, bisa dimungkinkan anda akan melakukan panen cabai sebanyak 60 kali dalam tiap kali 
musim tanam. anda dapat membuat larutan phonsa untuk tanaman cabe anda di kebun.

3. Berikan Pupuk Tahi Ayam Kering
Pada masa pertumbuhan primer, sel-sel meristematik pada daerah titik tumbuh primer tanaman cabai sedang aktif melakukan pembelahan sel, sehingga kebutuhan akan energi dan sumber makanan sangat banyak. Pertumbuhan primer pada tanaman cabai biasanya terjadi sejak masa perkecambahan biji hingga tahap menjelang panen. Secara fisiologis, pertumbuhan primer juga sekaligus akan membentuk beberapa organ pokok tanaman seperti akar, batang, daun, dan diikuti pembentukan pertumbuhan sekunder/titik tumbuh sekunder yang dicirikan adanya pertumbuhan bunga dan juga tanaman cabai telah menghasilkan buah.

Energi yang dihasilkan oleh tanaman berasal dari sumber makanan (nutrisi/unsur hara) yang diberikan pada tanaman. Nutrisi tersebut harus 70% diberikan secara langsung oleh pekebun itu sendiri, sementara 30% unsur sisanya memang sudah tersedia di dalam tanah tersebut.

Untuk memenuhi nutrisi tumbuh-kembang pada tanaman cabai, petani/pekebun dapat secara gratis memberikan pupuk kandang dari kotoran ayam yang telah dikeringkan. Terbukti sangat ampuh bahwa pupuk kandang dari kotoran ayam dapat membuat tanaman cabai lebih tahan lama, dan juga menghasilkan buah dalam jumlah melimpah/banyak. 

Maka sangat direkomendasikan bagi anda yang membudidaya cabai, sebaiknya berikan saja pupuk khusus dari kotoran ayam, setidaknya hal ini juga akan melengkapi pupuk organik, selain larutan phonska cair yang diberikan juga pada tanaman cabai tersebut.

4. Penyiraman Pada Daerah Sensitif
Petani/pekebun juga harus merawat tanaman cabai dengan cara melakukan penyiraman. Penyiraman pada tanaman cabai dimaksudkan untuk menambah nutrisi bagi tanaman. Air bersih juga merupakan bahan pelarut yang dapat membantu mengefektifkan senyawa/unsur-unsur organik di dalam tanah, supaya menjadi larut dan mudah diserap oleh rambut-rambut akar, sehingga nutrisi tersebut akan diteruskan secara osmosis dan difusi ke bagian organ tumbuhan bagian atasnya.

Penyiraman pada daerah sensitif, maskdunya adalah menyiramkannya tepat berada di bagian pusat tanaman tumbuh/akar, dan jika penanaman menggunakan mulsa, maka siram mulai dari bagian daun hingga ke akar tanaman.

Penyiraman ini terbukti sangat efektif supaya kadar dan susunan tanah tetap terjaga, sehingga kandungan air dan kelembaban tanah menjadi lebih terjaga.

5. Metode Penyemaian Bibit dengan Steril Pro
Masih banyak ditemukan para petani yang menyemai bibit cabe secara tradisional, artinya langsung disemai di atas bidang datar (bedengan) tanpa menggunakan cara yang baru. Meskipun cara ini boleh-boleh saja dilakukan, akan tetapi dari kualitas bibit tanam nantinya akan sangat jauh berbeda jika penyemaian bibit dilakukan dengan menggunakan metode "steril pro". Apa itu metode semai cabai dengan steril Pro?, 

Dengan menggunakan teknik penyemaian bibit cabe dengan steril pro, maka saya rasa hasil pembibitan akan lebih berkualitas, kuantitas tanaman juga akan jauh lebih bagus dan prospek ke depannya untuk menghasilkan bakal tanaman produktif semakin terbukti bagus.
Selain kelima perawatan yang telah dijelaskan di atas, pendangiran dan penyiangan pada tanaman cabai juga merupakan langkah paling tepat untuk melengkapi kelima cara di atas. Pengontrolan dan pembasmian hama dan penyakit juga sangat penting, sebagai hal mutlak untuk menjaga agar tanaman tetap terjaga baik.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/pemberian-pupuk-perangsang-bunga-pada.html
PEMBERIAN PUPUK PERANGSANG BUNGA PADA CABE
Semasa hidupnya, semestinya tanaman cabe harus mendapatkan perawatan yang baik dan benar agar produktivitasnya meningkat. Salah satu bagian dari perawatan tanaman cabe yaitu pemupukan. Dan setiap jenjang hari, pastinya jenis pupuk yang diberikan serta dosisnya pasti bertambah seiring dengan umur tanaman. Termasuk pada waktu menginjak waktu tanaman cabe berbunga, maka pemupukan yang tepat akan menjadi ujung tombak suksesnya budidaya cabe dengan hasil panen melimpah (buahnya lebat).

Para petani di daerah-daerah yang memang sudah rutin melaksanakan budidaya cabe tiap bulannya, mereka pasti mempunyai pengalaman bertanam cabe yang tak segampang orang akui bahwa menanam cabe itu pekerjaan mudah, padahal jika dipraktekan perawatannya sangat rumit, mulai dari masa pembenihan biji cabe hingga perawatan menuju tanaman cabe dewasa.
Jenis pupuk yang menjadi pilihan petani pastinya juga berbeda-beda, karena setiap petani terkadang mempunyai pengalaman dan cara tersendiri untuk mendapatkan tanaman cabe yang produktif. Hal itu pastinya didasarkan dari pengalaman tiap-tiap individu dari hasil eksperimen/percobaan/penelitian manual yang dilakukannya di setiap semester menanam cabe di kebun yang mereka kelola.

Dan dari hasil beberapa sharing/diskusi yang pernah saya lontarkan kepada rekan petani cabe, bahwa mereka mengatakan jenis pupuk yang bagus untuk tanaman cabe adalah pupuk kandang dan larutan phonska cair. Pupuk kandang sendiri diberikan pada waktu tanaman cabe berada dalam masa pertumbuhan, misalnya sewaktu penyemaian di lahan bedengan sangat penting sekali tanahnya dicampur dengan pupuk kandang baik dari pupuk kompos maupun pupuk kandang. Namun, setelah tanaman cabe menginjak waktu dewasa, atau dengan kata lain tanaman sudah tumbuh proporsional, dengan masa pembungaan sudah mulai terbentuk, maka pada waktu itulah pemupukan dengan larutan phonska cair harus dilakukan.

Dari riset/pengalaman yang juga pernah saya lakukan pada lahan tanaman cabe rawit jengki yang pernah saya tanam, setelah perlakuan dengan menggunakan larutan pupuk phonska cair, maka hasil panen lebih meningkat, tanaman cabe mempunyai bunga-bunga yang tumbuh lebat, serta buah cabe yang dihasilkan tahan hama dan berbuah sangat banyak.

Selain memakai larutan phonska cair, jangan lupa berikan pupuk tambahan pada tanaman cabe seperti pupuk urea, pupuk KCL, pupuk SP36 yang memang terbukti bagus untuk menambah unsur hara penting yang dibutuhkan tanaman cabe. Semoga informasi di atas bermanfaat, jika bermanfaat silakan dishare ke rekan-rekan petani lainnya agar pengetahuan masyarakat petani di Indonesia bertambah.