Articles by "Panduan dan Tips"
Tampilkan postingan dengan label Panduan dan Tips. Tampilkan semua postingan
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html


Setiap petani yang menanam tanaman tentunya memiliki niat besar untuk membuat tanaman besar sukses besar ketika panen nantinya. Karena panen yang sukses tentunya membuat perjuangan dari petani ketika menanam menjadi tidak sia-sia, bahkan juga menghasilkan keuntungan.

Hal tersebut juga tidak terkecuali bagi petani Buah Naga. Dimana seperti yang diketahui Buah Naga akhir-akhir ini memang tengah menjadi buah yang menjadi primadona. Hal tersebut bisa terjadi tentunya bukan tanpa alasan.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html
Dimana alasan utamanya adalah pangsa pasar dari Buah Naga yang memang sangat besar. Sehingga membuat Buah Naga mulai banyak dicari-cari oleh banyak pihak untuk menjadi salah satu buah yang dikonsumsi. Sehingga tidak heran apabila membuat banyak pihak yang tertarik untuk menjadi petani dari Buah Naga.

Namun bukan berarti menanam Buah Naga tidak memiliki risiko. Salah satu risiko yang harus dihadapi adalah Buah Naga yang gagal berbuah. Tapi tenang saja, karena dibawah ini akan dijelaskan cara mengatasi tanaman Buah Naga yang gagal berbuah:

1. Melakukan Perkawinan Buah Secara Manual
Terjadinya buah pada tiap tanaman tentunya adalah karena terjadinya perkawinan. Dari perkawinan inilah nantinya akan terjadi pembuahan yang akan menghasillkan buah.

Namun sayangnya, tidak semua tanaman bisa memiliki kesempatan dan juga kemampuan yang sama untuk bisa melakukan perkawinan secara alami tersebut. Sehingga apabila tanaman Buah Naga yang mengalami gagal berbuah bisa jadi karena perkawinan alaminya yang gagal untuk terjadi.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html
Disinilah peranan dari petani dibutuhkan untuk membantu perkawinan dari tanaman tersebut sehingga nantinya menghasilkan buah. Dimana perkawinan yang bisa dilakukan oleh petani adalah perkawinan yang dilakukan secara manual. Yaitu mempertemukan antara batang jantang dengan yang betina. Sehingga penyerbukan atau pembuahan dari tanaman tersebut akan bisa terjadi.

Walaupun tentunya perkawinan yang tidak dilalui secara manual maka bisa menghasilkan buah Naga yang tidak terlalu sempurna. Namun hal ini bisa diantisipasi dengan pengawasan yang baik dan juga disiplin. Sehingga resiko tersebut bisa dihindari.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html
2. Tambahkan Pupuk
Hal lainnya yang bisa menjadi penyebab dari sebuah tanaman mengalami kegagalan ketika pembuahan adalah nutrisi yang kurang masuk. Sehingga membuat pembuahan dari buah mengalami banyak hambatan bahkan tidak menutup kemungkinan yaitu kegagalan. Sehingga hal ini tentunya bisa dilakukan dengan cara mengantisipasinya.

Yaitu dengan cara menambahkan pupuk untuk tanaman tersebut. Dimana pupuk yang diberikan haruslah pupuk khusus yang mengandung beberapa zat tertentu. Dimana nantinya zat yang terkandung dari pupuk ini bisa membantu perkembangan dari buah yang gagal tumbuh. Dimana untuk zat ini bisa mencari pupuk yang mengandung unsur P lebih tinggi daripada unsur N. Karena pupuk dengan ciri-ciri tersebutlah yang nantinya akan memberikan bantuan lebih untuk tumbuhan Buah Naga.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html
3. Bisa Juga Gunakan Pupuk Kandang
Penggunaan pupuk kandang ternyata juga bisa memberikan opsi lain bagi tanaman yang sedang mengalami pembuahan yang gagal. Seperti yang diketahui, setelah sebelumnya memberikan pupuk khusus maka kali ini bisa memberikan tambahan dengan memberikan pupuk kandang. Dimana usahakan mencari pupuk kandang yang sudah kering.

Karena pupuk kandang yang sudah kering dipastikan mampu memberikan efek yang lebih baik daripada pupuk kandang yang masih basah. Sehingga pastikan untuk mencari pupuk kandang yang kering dan juga terhindar dari cairan kimia. Hal ini untuk memastikan baha pupuk kandang tersebut tidak terkontaminasi oleh berbagai zat yang berbahaya.
http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html
Cara Pengendalian Hama dan Penyakit Tanaman
Buah Naga telah menjadi jenis buah yang cukup familiar bagi orang-orang di Indonesia. Padahal awalnya Buah Naga hanya tersebar di Negara Meksiko, Amerika Tengah hingga Afrika Selatan. Namun dengan seiring berjalannya waktu, penyebaran dari Buah Naga mulai menyebar ke berbagai negara. Termasuk salah satunya adalah Indonesia. Buah Naga sendiri menjadi salah satu jenis buah yang cukup digemari oleh keluarga Indonesia.

Hal tersebut terjadi bukan hanya karena Buah Naga memiliki rasa yang enak maupun segar, namun juga karena banyaknya kandungan manfaat dari buah yang berwarna merah menyala tersebut.

Mulai dari kaya kandungan akan vitamin C hingga dipercaya mampu menyembuhkan penyakit kanker. Sehingga hal tersebut membuat banyak orang berbondong-bondong untuk menanam Buah Naga. Namun ternyata menanam Buah Naga bukannya tanpa ada tantangan. Salah satu tantangannya adalah hama yang menyerang buah berwarna merah tersebut.

Berikut ini ada beberapa cara pengendalian hama dan penyakit tanaman Buah Naga:

1. Semut
Hewan berukuran kecil ini nyatanya mampu menjadi masalah besar bagi petani yang tengah menanam buah Naga. Hal tersebut disebabkan karena hewan yang biasanya berkumpul dalam jumlah banyak tersebut akan menyerang tanaman Buah Naga yang tengah berbunga.

Gigitan yang diakibatkan dari semut tersebut membuat kualitas dari Buah Naga akan menurun, bahkan meninggalkan bintik yang mengurangi minat pembeli. Cara paling ampuh untuk mengendalikan hama berbentuk semut ini adalah siapkan cairan Gusadrin kurang lebih 2 cc/liter dan kemudian semprotkan pada bagian Tanaman Buah Naga yang bermasalah tersebut.

2. Tungau
Hama tanaman Buah Naga bukan hanya datang dari Semut namun juga binatang kecil lainnya yaitu Tungau. Dimana efek dari hama Tungau ini ternyata tidak main-main. Dimana Tungau akan menyerang tanaman Buah Naga yang tengah tumbuh dan membuat batang tanaman berubah menjadi coklat. Apabila tidak dilakukan tindakan maka kemungkinan yang paling terburuk adalah Tanaman Buah Naga yang diserang oleh Tungau bisa mati. Cara mengatasinya adalah dengan menyemprotkan cairan Omite dengan dosis 1-2 gr/liter. Dimana hal tersebut harus dilakukan secara rutin selama satu minggu.

3. Kutu Putih/ Kutu Sisik
Hama berikutnya datang dari Kutu Putih maupun Kutu Sisik. Dimana gigitan dari kedua binatang tersebut membuat batang dari Tanaman Buah Naga akan mengusam dan perlahan akan berubah menjadi coklat. Hal tersebut akan membuat pertumbuhan dari tanaman Buah Naga akan terganggu bahkan kemungkinan terburuknya adalah gagal panen.

Hal tersebut disebabkan karena tanaman Buah Naga yang tidak tumbuh secara sempurna. Cara yang paling mudah untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan cairan Kanon sebanyak 1 hingga 2 cc/liter. Dimana cairan Kanon tersebut disemprotkan pada sela-sela tanaman yang ditinggali oleh Kutu Putih maupun Kutu Sisik.

4. Bekicot
Ternyata hewan berlendir ini juga bisa menjadi salah satu hama yang menyerang tanaman Buah Naga. Dimana Bekicot akan menggigit batang dari tanaman Buah Naga dengan perlahan. Gigitan tersebutlah yang kemudian membuat batang dari tanaman Buah Naga akan berubah menjadi kecoklatan dan perlahan akan membusuk. Sesuatu yang membuat tanaman Buah Naga cepat atau lambat akan mati. Dimana cara penganggulangan dari hama Bekicot selain tentu membuangnya adalah menjaga kebersihan di sekitar lingkungan penanaman Buah Naga.

Karena kehadiran Bekicot di sekitar penanaman tanaman Buah Naga karena lingkungan yang tidak terjaga dan juga banyaknya kotoran yang memancing hadirnya Bekicot. Diatas adalah jenis hama yang seringkali menyerang Tanaman Buah Naga dan bagaimana cara mengatasinya. Agar nanti tanaman Buah Naga yang ditanam bukan hanya bebas dari hama namun juga menghasilkan panen dengan kualitas terbaik.

http://tipspetani.blogspot.com/2018/03/tips-petani-mengatasi-tanaman-buah-naga.html

Geram sekali rasanya apabila tikus mencari makanan serta mem­buat kerusakan. Pada umumnya pemilik rumah akan melakukan tindakan apabila kerusakan serta gangguan yang diakibatkan oleh si tikus kian parah.

Beberapa penyakit berbahaya pun bisa disebabkan karena tikus. Baik itu berdampak ri­ngan bahkan hingga yang me­nyebabkan ke­matian. Maka dari itu kita mesti mengusirnya.

Cara Mengusir Tikus
Sejumlah cara dilakukan su­paya dapat menghilangkannya. Upaya mengusir tikus yang dapat dilakukan sangat beragam yaitu bisa dengan menggunakan alat pengusir tikus semisal racun, lem tikus, pengusir tikus elektrik, jasa pembasmi tikus ataupun dengan cara alami.

Namun tak seluruh orang melakukan cara tersebut, ter­lebih apabila memakai racun untuk mengusir tikus yang men­jengkelkan tersebut, masalah yang dihadapi ialah sewaktu tikus sudah memakan racun tersebut maka tikus akan mati di area yang sulit, sehingga menimbulkan bau bangkai dan jika memakai lem tikus ma­ka masalah yang dihadapi ialah mesti membuangnya, ten­tunya hal tersebut sangatlah men­jijikkan, bukan?

Bagi kamu yang tidak mau ribet, bisa menggunakan jasa pembasmi tikus untuk me­ngu­sir tikus di rumah. Namun meng­gunakan jasa pembasmi tikus harus rela mengeluarkan uang lebih.

Sebenarnya, mengusir tikus di rumah bisa dilakukan tanpa racun atau secara alami. Cara membasmi tikus rumah tanpa racun ini tidak mengeluarkan uang banyak. Nah, berikut ini sejumlah cara mambasmi tikus atau cara mengusir tikus di rumah secara alami yang terbukti ampuh.

Memelihara Jangkrik
Mengusir tikus di rumah bi­sa dilakukan dengan cara me­melihara hewan jangkrik, hewan ini terbukti ampuh me­ngusir tikus namun jangan jang­krik yang mengeluarkan suara nyaring, sebaiknya peli­haralah jangkrik dengan suara tak nyaring serta jangkrik aduan.

Suara yang dikeluarkan oleh jangkrik akan mengganggu pendengaran tikus, sebab tikus tak menyukai area yang ramai serta kebisingan. Taruhlah he­wan jangkrik di area yang kerap di lalui atau di datangi tikus.

Daun mint
Cara membasmi tikus se­lanjutnya yaitu dengan daun mint. Daun ini tidak hanya memiliki segudang manfaat terhadap kesehatan tubuh saja, namun daun mint ini menjadi salah satu tanaman pengusir tikus, sebab tikus amat tidak menyukai aroma daun mint.

Belilah 1 atau 2 ikat daun mint, setelah itu ambilah sa­rinya serta larutkan ke dalam air. Apabila sudah larut sem­­­­­­­protkanlah la­­­rutan tersebut ke area yang sering didatangi ataupun dilalui tikus.

Sehingga tikus akan meng­hindari tempat yang diberi larutan mint tersebut, sangat disarankan untuk menanam pohon mint pada pot di sekitar rumah sebab lebih hemat.

Menggunakan Kapur Barus.
Tikus sangat tidak meng­gemari bau-bauan harum yang sangat menyengat semisal kapur barus. Dari hal tersebut kita bisa memanfaatkannya sebagai cara menangkal tikus tersebut yaitu dengan cara menggunakan ka­pur barus.

Caranya sangat mudah hanya dengan menaruh kapur barus di tempat yang kerap dilalui ataupun didatangi tikus. Dengan demikian hewan menjengkelkan tersebut akan merasa terganggu serta akan memilih pindah. Kapur barus pengusir tikus ini bisa Anda dapatkan dengan mudah.

Soda Pop (Bom Soda)
Cara membasmi tikus dengan soda pop ini sangat mudah, yaitu hanya dengan menaruh ataupun mencampurkan baking soda ke makanan yang digemari tikus.
Memelihara Kucing.
Cara membasmi tikus rumah selanjutnya yaitu dengan me­­melihara kucing. Dengan me­melihara kucing maka ke­mung­kinan besar tempat ting­­­gal anda akan bebas dari ti­kus. Hanya mendengar suara kucing saja, tikus-tikus akan lari ketakutan.

Menggunakan Kulit Durian
Buah ini sangat digemari, sebab tidak hanya mempunyai rasa yang lezat, buah ini pun bisa digunakan sebagai salah satu cara mengusir tikus curut.

Bagian buah durian yang dapat dipergunakan untuk mem­­basmi tikus ialah bagian ku­litnya. Potonglah kulit buah durian dan taruhlah di daerah yang kerap dilalui tikus. Duri tajam serta aromanya yang menyengat akan mengusir tikus.

Saus Cabai, Air serta Deterjen Pakaian
Cara membasmi tikus se­­­­­­lanjutnya yaitu dengan cara men­campurkan saus cabai yang pa­ling pedas dengan deterjen, dan larutkan ke dalam air.

Taruhlah hasil campuran ter­­sebut ke dalam botol spray. Cai­ran tersebut mesti selalu siap di tangan Anda, ketika tikus muncul, maka semprotkanlah dengan cairan tersebut. Maka tikus akan merasa panas.

Menggunakan Buah Mengkudu
Apabila mempunyai buah meng­kudu, maka anda bisa meng­gu­nakannya untuk me­ngu­sir tikus. Ca­ranya sangat­lah mudah, hanya de­ngan menghancurkan serta men­­campurkannya dengan air ke­mudian di siramkan ke daerah yang kerap dilewati tikus. Cara seperti ini sangatlah cocok untuk diterapkan dalam mengusir tikus di sawah ataupun di gudang

Memiliki halaman rumah yang indah dengan ditumbuhi rumput hijau serta bersih merupakan dambaan bagi sebagian orang. Halaman dengan rumput yang hijau dan bersih sangat indah untuk dipandang serta dapat memberikan nuansa tenang, pikiran pun akan terasa rileks.

Akan tetapi kita pun sering terpikirkan bahwa merawat rumput sangatlah merepotkan ketika berkeinginan untuk memiliki halaman dengan rumput yang hijau serta bersih. Anda bisa memakai jasa layanan pemotong rumput, ataupun melakukannya sendiri.

Jika halaman rumah anda tidak begitu luas, anda dapat menggunakan gunting pemotong rumput, sedangkan jika halaman rumah anda lumayan luas anda dapat memakai mesin pemotong rumput. Apabila anda tidak memiliki mesin tersebut dan berencana hendak membelinya, baca lebih lanjut artikel ini yang akan memberikan tips memilih mesin potong rumput. Dalam memilih mesin potong rumput Anda harus memperhatikan 3 hal yaitu jenis mesin potong rumput, tipe pisau mesin pemotong rumput dan cara perawatannya. Berikut ulasannya untuk Anda.



Jenis Mesin Potong Rumput

Ada 2 jenis mesin pemotong rumput yaitu:

1. Pemotong Rumput Dorong

Mesin jenis ini hanya dipakai untuk halaman yang memiliki permukaan tanah rata. Pada bagian tangkai pendorong pada mesin jenis ini bisa dilipat sehingga mudah sekali ketika disimpan. Mesin jenis ini bisa memotong rumput hingga pinggir sesuai dengan jalur roda. Mesin jenis ini pun terdapat penampung rumput yang tidak sulit ketika dipasang maupun ketika melepaskannya. Apabila halaman maupun lapangan lumayan luas serta berbentuk segi empat, lebih baik pakai mesin potong rumput dorongserta ketika menggunakannya lebih baik berkeliling memutar. Hal ini bertujuan supaya rumput yang terpotong dapat terkumpul di tengah-tengah halaman, sehingga rumput yang sudah terpotong tersebut mudah dikumpulkan serta dibuang dan hendaknya ketika memotong rumput dikerjakan sewaktu siang hari saat embun telah hilang, gunanya adalah agar rumput yang sudah terpotong tersebut tidak banyak menempel di kantong penampungan pada mesin tersebut sehingga mudah untuk dibersihkan




2. Pemotong Rumput Gendong

Mesin potong rumput gendong digunakan untuk memotong rumput di lapangan maupun halaman yang permukaan tanahnya tidak rata maupun bergelombang. Bentuk mesin jenis ini hampir sama dengan alat penyemprot hama yang kerap digunakan oleh petani untuk menyemprot dan membasmi hama. Mesin jenis ini mempunyai gagang besi berukuran panjang. Cara menghidupkannya hanya dengan menarik tuas yang terletak di dekat mesin. Ketika menggunakan mesin jenis ini, sebaiknya dipakai dengan cara berjalan maju, bukan dengan cara berjalan mundur. Bila terdapat batu pada tanah, sebaiknya disingkirkan terlebih dahulu sehingga bagian pisau pemotong rumput tidak cepat rusak atau cacat.


Tipe Pisau Pada Mesin Pemotong Rumput

Ada 3 jenis pisau pada mesin potong rumput tipe gendong yaitu:
  • Pisau palang : Dipakai untuk memotong rumput berukuran besar misalnya alang-alang, rumput gajah, dan sebagainya.
  • Pisau bulat bergigi 8 : Pisau jenis bulat bergigi 8 dipakai untuk memotong semak belukar.
  • Pisau bulat bergigi 80 : Pisau jenis bulat bergigi 80 digunakan untuk memotong tumbuhan yang amat besar.




Tips Merawat Mesin Potong Rumput

1. Rutin Mengganti Oli dan Bensin

Selalu pastikan oli atau pelumas penuh sesuai dengan parameter yang ada dan jangan lupa untuk menggantinya secara berkala. Pastikan juga bensin selalu terisi sebelum menggunakannya.

2. Rajin Memanaskan Mesin

Sebelum dipakai, jangan lupa untuk memanaskan mesinnya terlebih dahulu untuk mencegah terjadinya kemacetan di tengah pemakaian. Jangan lupa juga untuk menjauhkan kabel busi dari businya terlebih, karena bisa menyebabkan mesin menyala mendadak.

3. Mengganti Saringan Udara

Mengganti saringan udara ini juga harus dilakukan secara berkala. Saringan udara yang sudah terlalu kotor dapat menghambat kerja mesin sehingga tidak maksimal.


4. Pakailah Busi yang Sesuai dengan Mesin

Suku cadang merupakan komponen utama dari sebuah mesin. Oleh karena itu, jangan sembarangan memakai suku cadang, khususnya pada busi. Gunakan busi yang sesuai, pilih yang memiliki jangka waktu pemakaian panjang, serta jangan lupa untuk membersihkannya secara rutin.

5. Perhatikan Senar Pada Mesin

Sama halnya dengan saringan udara, senar pada mesin pemotong rumput juga harus selalu diperhatikan dan diganti secara berkala.

6. Gunakan Pisau Pemotong Standar

Selalu gunakan pisau pemotong standar sesuai dengan spesifikasi. Hindari penggunaan pisau pemotong yang tidak sesuai karena akan menjadikan mesin bekerja dengan tidak maksimal.

7. Hindari Bensin yang Tercampur Air

Sebisa mungkin hindarkan air masuk ke dalam tabung bensin. Rajinlah membersihkan karburator untuk membersihkan air dan kotoran yang tertinggal.

8. Gunakan Mesin dengan Baik dan Benar

Bukan hanya perawatannya saja yang penting, pemakaian mesin juga harus diperhatikan. Gunakan mesin potong rumput dengan baik dan benar. Dan hindari kecerobohan dalam pemakaiannya. Jangan memaksa mesin untuk bekerja terus menerus karena akan menurunkan kinerja mesin. Rawat motor mesin secara berkala, setidaknya enam bulan sekali dengan membersihkan kerak yang menempel pada piston, ruang bakar, knalpot, dan sekrup mesin.

9. Jauhkan dari Jangkauan Anak-Anak

Usahakan jangan libatkan anak-anak dalam kegiatan menggunakan mesin potong rumput ini. Karena akan sangat berbahaya bagi anak-anak jika mereka dibiarkan menggunakan alat tersebut.

10. Simpan di Tempat yang Terlindung

Penyimpanan mesin juga harus diperhatikan. Jauhkan mesin dari sumber api agar tidak berpotensi terbakar.

Sumber:
http://dapurteknik.com
http://alatkebunku.com
https://news.ralali.com
RESEP MEMBUAT TELUR AYAM MENJADI OBAT KUAT UNTUK STAMINA

Telur ayam untuk obat kuat memang sudah menjadi resep legendaris dari nenek moyang yang turun temurun hingga saat ini. daripada mengonsumsi obat kuat yang mengandung bahan kimia yang banyak beredar saat ini, mengonsumsi ramuan atau jamu yang terbuat dari telur ayam negeri adalah cara alami yang lebih sehat dan efektif hasilnya. Khusus bagi para pria yang ingin stamina lebih kuat dan lebih tahan lama saat berada di ranjang serta dapat memuaskan istri, telur ayam sebagai obat kuat alamilah jawaban yang paling tepat.

Beberapa kandungan Telur Ayam Untuk Obat Kuat

Dapat lebih berstamina saat behubungan intim dengan istri tentunya dapat membuat hubungan lebih harmonis. Telur ayam mengandung bebagai nutrisi yang dibutuhkan oleh para pria untuk membuatnya menjadi lebih perkasa. Berikut ini adalah kandungan telur ayam untuk lelaki yang sangat baik untuk diperoleh dari pengonsumsian telur ayam mentah kurang lebih dua jam sebelum bertempur dengan istri:

1. Vitamin B1
Telur ayam negeri ternyata memiliki kandungan beragam vitamin salah satunya adalah vitamin B1. Vitamin ini memiliki nama lain Tlamin yang dapat bekerja efektif dalam mengubah atau menstranmisi syaraf tubuh serta dapat memproduksi ebergi secara maksimal. apabila tubuh pria kekurangan Tlamin, dapat dipasikan pria tersebut akan mudah loyo dan tak bisa kuat tahan lama ketika di ranjang.

2. Vitamin C
Selain vitamin B1, telur ayam juga mengandung vitamin C yang berfungsi untuk meningkatkan produksi hormon testosteron secara maksimal. Hal ini berdampak sangat baik karena produksi sperma juga semakin ikut meningkat.

3. Protein
Kuning telur ayam mengandung protein yang sangat mendominasi. Oleh karenanya banyak pria yang memilih hanya mengonsumsi bagian putih telur ayam saja. Khasiat kuning telur mentah dan madu dapat membuat stamina tetap terjaga. Protein juga sangat efektif dalam pembentukan otot dan dapat memperkuat otot salah satunya adalah pada organ intim pria yang akan dapat tahan lama saat berhubungan intim dengan istri.

Beberapa Resep Pembuatan Telur Ayam Untuk Obat Kuat
RESEP MEMBUAT TELUR AYAM MENJADI OBAT KUAT UNTUK STAMINA
Sebagai jamu atau obat kuat bagi pria, telur ayam dikonsumsi mentah-mentah murni atau dnegan kombinasi bahan alami lainnya. Berikut ini adalah beberapa resep pembuatannya yang dijamin manjur membuat gagah perkasa:


Resep telur ayam pertama
Untuk resep telur ayam yang pertama adalah mengkombinasikan telur dengan kunyit dan perasan jeruk nipis. Bagian telur yang digunakan ialah bagian kuning telurnya saja. Jadi, campurkan sebutir kuning telur ayam negeri kemudan campur dengan satu sendok makan perasan air kunyit arut dan setengah sendok makan air perasan jeruk nipis lalu diaduk sampai tercampur rata. Minumlah campuran ketiga bahan ini secara rutin dua kali dalam satu hari maka stamina pun akan menjadi kuat dan tahan lama.


Resep telur ayam kedua
Cara membuat telur ayam untuk obat kuat dari telur yang selanjutnya adalah dengan mencampurkan dua butir kuning telur yang dicampur dengan satu sendok madu original, 30 gram merica yang dihaluskan serta satu tangkai lamtoro kering yang sudah dihaluskan. Minum ramuan ini dua kali sehari dan rasakan khasiatnya.


Resep telur ayam ketiga
Untuk resep yang selanjutnya adalah mengombinasikan sebutir kuning telur ayam dengan satu sendok makan masu murni dan 5 siung bawang putih yang sudah dihaluskan. Sama seperti resep yang lainnya, resep ini juga sebaiknya dikonsumsi secara rutin dua kali dalam sehari.

Telur ayam untuk obat kuat jauh lebih aman dan menyehatkan dibanding dengan obat-obatan kimia yang tersebar di pasaran. Konsumsi salah satu resep ramuan telur di atas untuk memperoleh tubuh dengan stamina yang kuat dan dapat tahan lama saat berhubungan intim dengan istri.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/begini-caranya-supaya-pohon-alpukat.html
BEGINI CARANYA SUPAYA POHON ALPUKAT  CEPAT BERBUAH

Sudah menanam buah alpukat namun sayangnya buah alpukat yang Anda tanam tersebut tidak kunjung menghasilkan buah, maka mungkin Anda melakukan hal yang salah saat menanam alpukat.


http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/begini-caranya-supaya-pohon-alpukat.html

Cara menanam alpukat agar cepat berbuah dan matang merupakan pilihan terbaik yang bisa Anda tempuh untuk menghasilkan pohon alpukat dengan buah yang banyak dan berkualitas terbaik.

baca juga

Pilih Varietas Unggulan

Sifat yang unggul pada tanaman alpukat ada banyak sekali, diantaranya toleran terhadap penyakit dan hama, tingkat produktivitas yang tinggi.

http://tipspetani.blogspot.com/2017/10/begini-caranya-supaya-pohon-alpukat.html

Selain itu, buahnya pun seragam dengan bentuk oval dan berukuran sedang serta daging buah yang tidak berserat dan berkualitas baik dengan biji berukuran kecil yang melekat tepat pada rongga bijinya, jangan lupakan pula kualitas kulit alpukat, yang licin.

Setidaknya ada 2 varietas alpukat unggulan yang kita kenal di Indonesia, yakni alpukat hijau panjang dan alpukat hijau bundar dengan sifat-sifat yang jelas berbeda di antara keduanya.

Iklim

Sebelum menanam buah alpukat dan mengharapkan buahnya tumbuh dengan subur, maka Anda perlu memerhatikan beberapa syarat pertumbuhan buah alpukat dengan baik, termasuk memerhatikan iklim.

Tahukah Anda jika tanaman alpukat memerlukan angin untuk proses penyerbukan? selain untuk membantu proses tersebut, angin yang terlalu kencang bisa mematahkan percabangan dan ranting tanaman alpukat yang tergolong rapuh dan mudah patah.

Perhatikan pula cahaya mataharinya, tanaman alpukat bisa tumbuh dengan cahaya matahari 40-80%. Tanaman alpukat bisa tumbuh dengan baik di dataran rendah maupun dataran tinggi.

Cara Menanam Alpukat Agar Cepat Berbuah Banyak

Perhatikan dengan baik media tanam supaya tanaman alpukat bisa tumbuh secara optimal, pastikan untuk memilih tanah yang gembur, mengandung banyak bahan organik dan tidak mudah tergenangi oleh air.

Ada pun jenis tanah yang paling baik untuk menanam buah alpukat adalah tanah lempung berpasir, lempung endapan dan lempung liat.

Siapkan Bibit

Hingga saat ini bibit buah alpukat hanya bisa didapatkan secara generative dari bijinya atau secara vegetative dengan melakukan penyambungan pucuk aau enten dan penyambungan mata atau okulasi.

Bila ingin menghasilkan buah alpukat dengan sangat cepat, maka Anda dianjurkan untuk melakukan proses penanaman okulasi atau enten.

Proses pembuatan bibit secara okulasi biasanya dilakukan pada pohon pangkal yang berusia 8-10 bulan.

Cara Menanam Alpukat Agar Cepat Berbuah Di Dalam Tanah

Galilah tanah dengan panjang, dan lebar serta tingginya masing-masing, 75 sentimeter, biarkan lubang tersebut terbuka kurang lebih selama 2 pekan dan jangan lupa untuk memisahkan di antara tanah bagian atas dan tanah bagian bawah.

Tutuplah lubang tanam dengan posisi seperti semula, jangan lupa untuk mencampurkan terlebih dahulu tanah dengan pupuk kandang sebelum memasukkannya dalam lubang. Lubang tanah yang sudah tertutup lagi bisa segera diberi air.

Waktu menanam buah alpukat paling tepat itu di awal musim hujan dengan memastikan pula jika lubang tanam yang Anda buat lebih tinggi dari tanah di sekitarnya untuk menghindari genangan air yang tercipta saat Anda menyiram tanaman atau saat hujan turun.

Ada banyak jenis buah yang manis dan masam, namun tidak sedikit orang yang memilih untuk mencari tahu cara menanam alpukat agar cepat berbuah dari berbagai sumber terdekat.

Beredarnya gula merah atau gula aren berpengawet kimia sintetis dengan kadar bisa membahayakan tubuh manusia sudah jadi rahasia umum. Hanya saja konsumen tak berdaya menghindari hal itu karena terbatasnya pengetahuan. Maka solusi dengan menghadirkan gula aren atau palm sugar organik, sebagai sebuah alternatif pilihan diantara berbagai kecurigaan terhadap kandungan berbahaya yang terdapat dalam pemanis nira ini. Nira sebagai bahan baku memang mudah sekali rusak yang jadi jalan masuk bagi kehadiran pengawet.

Tanaman Selatri

Daun selatri pengawet nira alami ini hanya salah satu penunjang. Pengawet alami lain yang digunakan adalah daun parengpeng, akar dan kulit kawao, tatal kayu nangka, kulit kayu manggis, dan kulit duku.Tergantung kedekatan tempat tumbuh tanaman itu dari tempat tinggal petani juga kemudahan akses dalam memperolehnya. Namun hampir sebagian besar petani ARENGA menanam sendiri berbagai tanaman pengawet alami itu di kebun mereka.

Baca juga

Daun selatri sendiri merupakan nama lokal. Fungsinya mencegah agar nira tak cepat basi atau berubah jadi asam. Sebab kalau sudah asam tak bisa dibuat gula lagi. Maka gula merah non-organik biasanya menggunakan bisulfit guna mencegah peragian. Nah setelah dicuci bersih daun selatri diremas lalu dimasukan ke dalam bumbung (lodong) bambu penampung nira. Dalam takaran tertentu daun selatri mampu mempertahankan kesegaran nira sampai 7 jam, yang berarti tetap ideal untuk pembentukan kristal gula aren atau gula semut organik saat diproses.

Mengapa Nira Perlu Pengawet?

Karena nira memiliki kandungan zat makanan atau gizi yang sangat tinggi yang membuat mereka jadi tempat ideal bagi perkembangan mikroba berupa jamur atau bakteri.

Begitu bebas dari bekas sayatan dan menetes keluar dari tandan bunga, nira langsung bersentuhan dengan udara bebas. Kemudian jatuh ke dalam wadah penampung atau bersinggungan dengannya. Kalau udara dan wadah penampung sudah ada mikroba berupa jamur maka fermentasi pun langsung terjadi. Itu lah mengapa dalam proyek gula aren organik ini setiap petani diwajibkan mensterilkan bambu penampung sebelum digunakan.Caranya dibilas dengan air bersih kemudian pengasapan lodong di atas tungku.

Adapun jenis-jenis Bakteri yang dapat tumbuh pada nira adalah :

• Bacillus subtillis,
• Baterium aceti, juga spesies Micrococcus yaitu Escherichia,
• Sachromo bacterium,
• Flavobakterium,
• Leuconostoc mesenteroides,
• L. dextranicum, merupakan bakteri penyebab terbentuknya lendir,
• Lactobacillus plantarum,
• Sarcina dari genus Pediococcus,
• Acetobacter.

Kecepatan fermentasi akan menyebabkan mutu nira turun. Proses fermentasi membuat zat gula yang terkandung dalam nira akan dirombak oleh enzim. Maka terjadi lah asam dan alcohol dan nira aren akan terasa sedikit pahit. Semakin lama proses fermentasi maka semakin banyak pula zat asam yang terbentuk, semakin banyak terjadi perombakan gula, artinya gula semakin sedikit, dengan demikian angka pH (keasaman) semakin rendah. Kalau sudah berubah jadi cuka tak bisa dibuat gula. 
(Sumber: Pak Dian Kusumanto)


1. Cara Menyadap Aren yang Baik dan Benar.

Mula-mula buatlah tangga yang baik. Bisa dari bambu, lebih baik kalau dari besi. Kemudian buatlah tapak kerja yang aman dan nyaman.

Janganlah bekerja dengan tapak kerja seadanya, hingga dirimu akan bekerja di atas sana mirip seperti monyet yang bergelantungan.

Kita manusia, bukan monyet. Kita butuh tempat kerja yang aman dan nyaman, agar hasil kerja kita baik. Tapak kerja yang tidak aman akan membahayakan nyawa.

Tapak kerja yang tidak nyaman akan membuat kita cepat lelah, hingga proses kerja tidak maksimal. Akibatnya hasil kerja juga tidak akan baik dan memuaskan.
Tapak kerja dimaksud adalah untuk proses pembukaan tandan aren.
Untuk penyadapan sudah tidak dibutuhkan lagi, karena proses penyadapan itu lamanya hanya sekitar 6 menit, dan proses kerjanya mudah saja.

Gambar teknis tapak kerja bisa seperti ini.


Atau paling tidak, kenakanlah safety belt, untuk menjaga jika sewaktu-waktu kakimu tergelincir. Safety belt tidak harus beli yang mahal, bikin sendiri juga bisa.

Yang penting harus mampu menahan berat tubuh tiga kali lipat dan tidak menjerat badan bila kita terjatuh. Lebih baik jika safety belt itu dengan sabuk penahan pinggul dan punggung.

Ciri tandan aren yang sudah bisa mulai dibuka adalah apabila tangkai sari dan serbuk sari yang ada di dalam bunga jantan yang masih kuncup sudah tidak berair lagi jika dibuka dan diremas dengan jari.

Ingat pesan saya baik-baik, jangan membuka tandan yang belum waktunya dibuka.

Mula-mula bersihkan/buang pelepah yang menutupi tandan. Biasanya penyadap mengunakan kapang potong. Jangan membuang pelepah yang tidak akan dibuka tandannya.

Membuang pelepah sembarangan berakibat pada menurunnya hasil nira sadapan. Bagi pemula, upih/selubung yang membalut tandan jangan dibuang.

Nanti saja dibuang sedikit demi sedikit saat akan menyadap. Ikatlah tandan di batas antara lengan bersihnya dengan lengan bermayangnya.

Tautkan dengan cukup tegang ke batang sebelah atas. Tali ini untuk mencegah agar tandan tidak patah terkulai saat proses pembukaan tandan. Tali bisa dari ijuk, bisa juga dari tali tambang nylon.

Ayunlah tandan ke arah kiri dan kanan pohon sebanyak 50 kali ayunan. Satu ayunan dihitung saat posisi tandan kembali ke posisi semula.

Simpang ayun jauhnya sekitar 30 cm diukur di batas antara lengan bersih dengan lengan bermayang. Lalu pukullah tandan dengan kayu pemukul sebanyak 200 kali.

Kekuatan pukulan harus diagak-agak, jangan sampai tandan memar. Mula-mula pukul bagian bawah tandan, lalu gerakan pukulan melingkar ke arah atas.

Sampai di puncak tandan bersih, ulangi dari bawah lagi, jangan memukul dengan arah pukulan bergerak dari atas ke bawah.

Setelah itu ayun lagi sebanyak 50 ayunan. Terakhir, pukullah batang tepat di bawah pangkal tandan sebanyak 10 kali dengan kuat, seperti memukul kentongan.

Awas, tandan jangan sampai kena. Lakukan setiap 4 hari sampai lebih dari 50 butir bunga jantan tandan aren gugur.

Biasanya pemukulan dan pengayunan dilakukan 5-6 kali periode. Atau dalam masa 20-24 hari.

Potonglah tandan aren tepat di antara batas lengan bersih pada pagi hari. Gunakan pisau sadap yang benar-benar tajam dan bersih.

Biarkan airnya menetes jatuh ke perakaran pohon aren. Sorenya lihat. Jika air berhenti menetes, sadaplah setebal 1 mm merata di bidang sadap.

Biarkan airnya jatuh. Air nira yang jatuh dan dirasakan oleh akar pohonnya akan merangsang pohon untuk memproduksi nira lebih banyak lagi.

Besok paginya lihat lagi, lakukan hal serupa hingga 2 hari atau 4 kali sadap.

Tampunglah air nira pada sadapan yang ke lima.

Cara mengalirkan air nira ke wadah penampung :

tutup bidang sadap dengan plastik. Ikat melingkar dengan tali plastik atau karet dari ban dalam bekas.

Sayat plastik sedikit di bagian bawah bidang sadap. Bagian plastik yang menuju lubang wadah penampung dipanjangkan sedikit agar air nira dapat mengalir mengikuti arah juntai plastik.

Namun harus diingat, perkirakan nanti permukaan air di wadah tidak akan sampai menyentuh ujung plastik.

Tips dan trik :
1.Pisau sadap harus terbuat dari logam bermutu bagus dan benar-benar tajam.

Kalau bisa setajam pisau cukur. Jika pisau tidak tajam lalu potongan terlihat berserat, biasanya air nira akan sedikit karena ujung pembuluh yang pecah akan mudah tersumbat.

Pisau sadap harus ada 3 buah. Ini untuk efisiensi waktu saat mengasahnya. Juga untuk persediaan jika tak ada waktu untuk mengasah pisau.

Pisau sadap dilarang keras dipakai untuk keperluan lain. Jika mau menempah pembuatan pisau sadap pada pandai besi, bawakan bahan mentahnya berupa potongan per mobil.
Sejengkal per mobil cukup untuk membuat 2 bilah pisau sadap.

2.Plastik penutup bidang sadap dan tali pengikat harus baru lagi bersih.

Bisa pakai plastik kresek bermutu baik atau plastik bening. Ingat, kebersihan adalah kunci sukses penyadapan aren dan pembuatan gula aren.

Jangan lupa pasangkan penutup sadapan dan wadahnya, agar air hujan tidak masuk.

Sebagian penyadap menutup seluruh wadah dan tangkai sadap dengan goni plastik bekas pupuk dua lapis.
Dengan begitu, selain air hujan tidak masuk, serangga juga akan terhalang dari masuk dan mengotori nira.

Nira yang kotor akan menurunkan kualitas gula aren. Jika air nira bercampur dengan tawon, kupu-kupu, rengit, semut, dan serangga lainnya, jangan harap gula aren Anda akan menjadi kualitas satu.

3.Wadah penampung nira sebelumnya harus dicuci dengan sedikit air panas dan sabun cair semisal Mama Lemon atau Sunlight.

Wadah lalu ditunggingkan di atas para-para yang dibawahnya adalah wajan memasak gula.

Asap dan hawa panas akan mematikan bibit jamur dan bakteri yang mungkin masih tersisa.

4.jangan terlalu percaya kepada hal-hal mistis.

Mintalah keselamatan dan rejeki hanya dari Dia Yang Maha Menjadikan Semesta Alam.

5.Janganlah berharap ada penyadap senior yang mau Anda pekerjakan.

Para penyadap itu sudah terbiasa berpenghasilan besar, gaji 6-8 juta rupiah sebulan sudah biasa buat mereka.

Jadikan diri Anda penyadap awal, lalu ajarilah pekerja lain untuk menjadi penyadap baru.

Tips yang Kedua.
Cara memasak nira aren hingga menjadi gula aren berkualitas baik.

Nira yang didapat dituang ke wajan sambil disaring.

Jika kebersihan selama penyadapan dijaga, maka biasanya tidak akan ada nira yang gagal.

Nira gagal akan menyebabkan gula tidak mau mengeras sesudah dicetak. Atau akan mencair kembali setelah disimpan beberapa lama.

Ciri nira yang gagal adalah jika dituangkan akan mengeluarkan buih yang halus menggumpal.

Seperti buih pada tuak. Atau seperti buih sabun. Nira yang seperti ini jangan dicampurkan dengan nira yang baik.

Karena itu, jika Anda tak yakin dengan kualitas nira, tuanglah dulu ke satu wadah, lalu lihatlah apakah berbuih halus atau tidak.

Jika berbuih kasar/besar-besar, maka itu tiada mengapa.

Jika ada nira yang berubah warna, berbau aneh, atau yang mengental sendiri, maka sebaiknya buang saja.

Jika nira cepat basi, itu karena kurang bersih atau pengawet kurang baik/kurang banyak. Jika gula masam itu juga karena nira kurang bersih.

Masaklah nira dengan api yang relatif konstan. Jaga api jika memasak dengan kayu bakar.

Jika sudah mulai mendidih, masukkan tiga sendok minyak kelapa, atau segengam kelapa tua parut, atau tiga butir biji kemiri yang sudah dihaluskan. Ini untuk satu wajan nira kapasitas 30 liter.

Jangan campur gula aren dengan gula pasir, molase, tepung jagung, tepung tapioka atau bahan lainnya, kecuali Anda memang mau jadi tukang oplos.

Jaga api dengan baik. Sekali mendidih, nira harus tetap mendidih sampai siap cetak.

Lama waktu memasak nira tergantung banyaknya nira dalam wajan dan besarnya api. Biasanya antara 3-6 jam. Api yang tidak konstan akan menyebabkan gula tidak mau keras.

Jika nira sedikit, panasi dulu sampai mendidih 10 menit, matikan api, lalu tutup wajan dengan penutup yang lolos udara.

Tambahkan nira hasil sadap selanjutnya. Panaskan hingga mendidih 10 menit. Begitu selanjutnya hingga dirasa jumlah nira sudah cukup untuk dijadikan gula.

Pemasakan yang model begini akan mengumpulkan gula, tetapi gula yang didapat biasanya hanya akan bertahan satu bulan.

Untuk menghemat bahan bakar dan mempercepat pemasakan, dapat digunakan tungku rocket stove.

Tungku rokcet stove yang terbaik adalah yang apinya diarahkan hingga memanasi bagian bawah dan juga samping wajan.

Jika nira cukup banyak, bisa pakai tungku tiga serangkai. Jika nira lebih banyak lagi, bisa pakai alat filter semi permiabel yang mampu memisahkan larutan gula dari 50% airnya.

Dengan alat ini, akan ada penghematan bahan bakar hingga hanya setengahnya`, karena nira sudah dipisahkan dari air murni hingga menjadi sirup kental.

Tanda nira sudah siap cetak : ambil setengah sendok nira, tuangkan ke dalam semangkuk air dingin.

Jika nira langsung membeku, dalam waktu 10 detik, maka berarti sudah siap naik cetakan. Jika belum, maka lanjutkan memasak. Uji kembali.

Gula yang sudah dicetak dapat dilepas dari cetakannya, dari batok atau bambu, sekitar 2 jam kemudian.

Susun gula satu lapis di tampah/talam atau wadah lainnya.

Biarkan satu malam.
Bungkus gula dengan plastik bening kedap udara. Ikat dengan baik.

Menggunakan pembungkus dari daun pisang atau daun jati hanya untuk gula yang akan segera dikonsumsi.

semoga bermanfaat.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/09/panduan-budidaya-lidah-buaya-di-pot.html


Cara menanam lidah buaya dalam polybag dalam polybag merupakan salah satu solusi tidak tersedianya lahan untuk menanam lidah buaya. Tanaman yang bernama latin aloe vera ini memiliki banyak manfaat, diantaranya dapat dijadikan pengobatan berbagai penyakit seperti penyakit mag, penyembuh luka, atasi luka bakar, herpes (dompo), ketombe dan sebagainya. Selain itu, tanaman asli afrika ini juga bisa digunakan sebagai bahan minuman segar dengan diolah menjadi nata de coco. Oleh karena itu, tidak jarang dimanfaatkan untuk berwirausaha karena prospeknya cerah.

Bagi anda yang memiliki lahan sempit tetapi ingin sekali membudidayakan lidah buaya, berikut akan dijelaskan cara budidaya lidah buaya dalam polybag:

1. Polybag

Hal pertama yang harus anda ketahui adalah menentukan ukuran polybag. Ukuran polybag ini snagat penting karena sebagai tempat pertumbuhan lidah buaya. Pilihlah ukuran polybag yang tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Polybag dengan ukuran besar memang bagus untuk pertumbuhan lidah buaya, namun tidak efisien. Oleh karena itu, gunakanlah polybag paling minim berukuran diameter 20 cm.
2. Media tanam

Media tanam lidah buaya menggunakan tanah yang kering. Anda bisa menggunakan tanah yang dicampur dengan pasir dan pupuk kandang. Kemudian masukkan dalam polibag.

3. Cara menanam

Cara penanaman lidah buaya tidaklah sulit, hampir sama dengan tanaman yang lainnya. Caranya yaitu, ambil lidah buaya anakan (masih kecil) dan tanam seperti menanam tanaman lain. Namun, menanam lidah buaya jangan terlalu dalam dan dangkal karena dapat mengakibatkan bibit busuk dan roboh.

4. Pemupukan

Pupuk lidah buaya bisa menggunakan npk atau pupuk oganik. Npk bisa diberikan dua minggu sekali sebanyak 2 gr/polybag.

5. Penyiraman

Jangan terlalu sering menyiram lidah buaya karena akan menyebabkan busuk pada daun. Hal ini karena tanaman lidah buaya menyimpan banyak air sehingga anda tidak perlu repot menyiramnya.

6. Penempatan

Tempatkan lidah buaya di tempat yang teduh namun terkena sinar matahari secara langsung.

7. Panen

Panen perdana lidah buaya bisa dilakukan setelah umur 6 bulan. Cara panennya yakni dengan memetik menggunakan pisau pada daun yang paling luar. Begitulah cara budidaya lidah buaya dalam polibag yang bisa anda coba sebagai peluang untuk wirausaha.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/06/cara-mudah-mengetahui-kadar-keasaman.html

A. Cara Mudah Mengetahui Tanah Masam atau Basa


Cara Menggunakan pH Meter Tanah

Budidaya – Dalam usaha budidaya tanaman tanah berfungsi sebagai media tanam dan sebagai sumber unsur hara dimana akar tanaman memperoleh nutrisi atau makanan. Syarat utama media tanam yang baik adalah mengandung unsur hara yang cukup yang dibutuhkan oleh tanaman sehingga tanaman mampu tumbuh dengan baik dan berproduksi secara maksimal. Faktor penting lainnya yang juga sangat berpengaruh terhadap keberhasilan usaha budidaya tanaman adalah kadar keasaman tanah atau pH tanah. Dimana setiap tanah memiliki kadar keasaman (pH) yang berbeda-beda. Sebagian jenis tanaman dapat tumbuh dengan baik pada tanah dengan kadar pH rendah (tanah asam) dan sebagian lainnya bisa tumbuh pada tanah yang ber pH tinggi (tanah basa). Akan tetapi sebagian besar tanaman yang sering dibudidayakan hanya bisa tumbuh pada tanah yang ber-pH netral. Oleh karena itu setiap petani hendaknya wajib mengetahui kondisi tanah sebelum melakukan kegiatan budidaya tanaman. pH tanah atau media tanam sangat berpengaruh terhadap keberhasilan suatu usaha budidaya pertanian. Seringkali kegagalan usaha pertanian disebabkan karena minimnya kesadaran masyarakat akan pentingnya mengetahui kadar keasaman lahan pertanian.

Kadar pH tanah diukur dalam skala pH dengan rentang angka antara 0 hingga 14. Tanah dengan kadar pH 0 hingga 7 bersifat asam, sedangkan tanah dengan kadar pH antara 7-14 disebut basa. Tanaman yang dibudidayakan pada tanah ber pH rendah maupun tinggi tidak akan tumbuh dengan baik. Sebab pada tanam masam dan basa akar tanaman tidak mampu menyerap unsur hara dengan baik. Sebagian besar tanaman budidaya hanya mampu tumbuh dengan baik pada tanah yang memiliki kadar pH netral, yaitu 7. pH minimal yang masih bisa ditoleransi oleh tanaman adalah 5,5.

B. Faktor Yang Mempengaruhi pH Tanah Rendah

Beberapa faktor penyebab rendahnya pH tanah antara lain sebagai berikut ;
  • Tercucinya unsur hara pada tanah akibat curah hujan yang tinggi,
  • Adanya unsur Aluminium (Al), Tembaga (Cu) dan Besi (Fe) yang berlebihan,
  • Drainase yang kurang baik sehingga menyebabkan tergenangnya air secara terus menerus dan dalam wakyu yang lama,
  • Terjadinya dekomposisi bahan organik yang berakibat keluarnya kalsium dari dalam tanah,
  • Penggunaan pupuk kimia yang berlebihan, terutama pupuk nitrogen,
  • Tanah kekurangan unsur magnesium (Mg) dan kalsium (Ca).

C. Cara Sederhana Mengukur dan Mengetahui pH Tanah

Cara mengetahui pH tanah dapat dilakukan dengan berbagai metode, baik secara tradisional (cara sederhana) maupun menggunakan pH meter tanah. Secara tradisonal, pH tanah dapat diketahui dengan memperhatiakn jenis tanaman yang tumbuh secara alami pada tanah tersebut dan menggunakan indikator dari bahan alami, misalnya kunyit. Berikut ini beberapa cara mudah mengetahui tanah asam (pH Tanah), baik secara tradisional maupun menggunakan alat pH Meter ;

1). Cara Sederhana Mengetahui Keasaman pH Tanah dengan Indikator Tanaman

Tanaman liar yang tumbuh secara alami pada tanah asam dan basa berbeda-beda. Oleh karena itu tumbuhan yang ada pada suatu lahan dapat digunakan sebagai indikator kadar pH tanah tersebut. Dengan cara ini kita dapat mengetahui apakah tanah tersebut asam atau basa hanya dengan memperhatikan tanaman yang tumbuh di atasnya. Tumbuhan yang bisa kita jadikan indikator misalnya adalah Senggani atau Keduduk (Melastoma malabathricum). Senggani memiliki banyak nama lokal atau nama daerah, diantaranya yaitu Harendong (Sunda), Senduduk atau Sikaduduk (Minang), Keduduk (Melayu) dan dalam bahasa Jawa dikenal dengan Senggani atau Kemanden. Jika suatu lahan banyak ditumbuhi tanaman tersebut maka mengindikasikan bahwa tanah pada lahan tersebut memiliki kadar pH yang rendah atau masam.

baca juga CARA MEMANEN BUAH KOPI YANG BENAR

2). Cara Mudah Mengetahui pH Tanah Menggunakan Indikator Kunyit

Selain dengan cara memperhatikan tanaman yang tumbuh, cara lain untuk mengetahui keasaman tanah adalah menggunakan kunyit. Rimpang kunyit dapat digunakan sebagai indikator kadar keasaman tanah. Cara mengetahui pH tanah menggunakan kunyit adalah sebagai berikut ;

  • Sediakan rimpang kunyit seukuran jempol,
  • Potong kunyit tersebut menjadi dua bagian,
  • Ambil sampel tanah dari 5 titik yang berbeda, yaitu 4 titik pada ujung lahan dan 1 titik di tengah-tengah lahan,
  • Semua sampel tanah dijadikan satu dalam wadah dan dibasahi dengan air secukupnya, kemudian diaduk hingga tercampur rata,
  • Satu bagian kunyit dimasukkan kedalam adonan tanah tersebut dan biarkan selama 30 menit, kemudian angkat,
  • Selanjutnya bandingkan warna kunyit dengan potongan kunyit yang tidak dimasukkan kewadah berisi adonan tanah,
  • Jika warna kunyit menjadi pudar maka tanah tersebut dapat dipastikan masam (pH rendah), Jika warna kunyit tetap berarti pH tanah tersebut netral, dan jika warna kunyit berubah menjadi biru berarti tanah tersebut ber pH tinggi atau basa.
3. Cara Mengukur pH Tanah Menggunakan Kertas Lakmus

Kedua cara diatas memang sudah cukup membantu kita dalam mendeteksi kadar keasaman suatu lahan pertanian, namun kita tidak dapat mengetahui dengan pasti angka pH-nya. Sehingga kita masih mengalami kesulitan dalam perlakuan tanah tersebut. Misalnya ketika kita akan melakukan pengapuran untuk menaikkan pH tanah, kita tidak tahu pasti berapa dosis kapur yang harus diberikan. Untuk itu kita perlu mengukur pH tanah menggunakan suatu alat, salah satunya adalah kertas lakmus. Cara mengukur pH tanah menggunakan kertas lakmus adalah sebagai berikut :

  • Ambil sampel tanah dari 5 titik yang berbeda, yaitu 4 titik pada ujung lahan dan 1 titik di tengah-tengah lahan,
  • Semua sampel tanah dijadikan satu dalam wadah dan dibasahi dengan air dengan perbandingan 1:1, kemudian diaduk hingga tercampur rata,
  • Biarkan selama kurang lebih 15-20 menit sehingga tanah mengendap (air dan tanah terpisah),
  • Celupkan ujung kertas lakmus pada air selama 1 menit dan jangan sampai menyentuh tanah,
  • Segera angkat jika warna kertas lakmus sudah stabil,
  • Cocokkan warna kertas lakmus tersebut dengan bagan warna,
  • Lihat warna tersebut ada pada skala berapa, apakah 0, 1, atau 7
4. Cara Mengukur pH Tanah Menggunakan pH Meter

Cara yang yang terakhir ini merupakan cara yang paling mudah, praktis dan akurat jika dibandingkan dengan ketiga cara diatas. Dengan menggunakan pH Meter bisa langsung diketahui berapa skala pH tanah tersebut, sehingga mempermudah kita dalam memberikan perlakuan. Cara menggunakan pH meter tanah sangat mudah dan praktis, yaitu cukup dengan menusukkan ujung alat pH meter pada keempat ujung titik lahan dan satu titik ditengah-tengah lahan. Hasil yang diperoleh pada skala pH akan menunjukkan angka yang sudah dirata-ratakan.

Mengukur kadar keasaman tanah menggunakan pH Meter sangat mempermudah kita dalam pemberian dosis kapur pertanian. Karena angka atau skala pH hasil pengukuran dapat diketahui dengan pasti. Secara umum untuk menaikkan 1 tingkat skala pH membutuhkan 2 ton dolomit (kapur pertanian) setiap hektar. Misalnya jika hasil pengukuran menunjukkan angka skala pH 6 maka untuk memperoleh pH 7 dalam satu hektar lahan dibutuhkan 2 ton dolomit. Jika hasil pengukuran menunjukkan angka 4, maka dalam satu hektar dibutuhkan 6 ton dolomit untuk memperoleh pH netral (7.0). Pengukuran pH tanah dan pemberian dolomit atau pengapuran sebaiknya dilakukan saat pengolahan lahan, sehingga ketika benih atau bibit ditanam pH tanah sudah benar-benar stabil.
sumber http://mitalom.com/