Articles by "Buah dan Sayuran"
Tampilkan postingan dengan label Buah dan Sayuran. Tampilkan semua postingan
ANEKA MACAM JENIS BUAH PEPAYA

Sama dengan buah-buahan yang lain pepaya juga banyak macamnya, salah satunya yang dapat kami ulas adalah sebagai berikut : Pepaya bangkok tidak cuma tanaman asli indonesia. type pepaya ini dihadirkan dari thailand kurang lebih th. 70-an. pepaya bangkok diunggulkan karena ukurannya benar-benar besar dibanding type pepaya yang lain. beratnya dapat mencapai 3, 5 kg per buahnya. tidak cuma ukuran, kelebihan yang lain yaitu rasa dan ketahanan buah. daging buahnya berwarna jingga kemerahan, jadi manis serta fresh dan teksturnya keras sampai tahan di dalam pengangkutan. rongga buahnya kecil sampai dagingnya tidak tipis. permukaan kulit buah kasar dan tak rata





Pepaya cibinong memiliki ciri sendiri, yaitu buah yang masak tampak pada warna kulit buahnya. warna kulit buah sisi ujung biasanya kuning, tetapi sisi yang lain selalu hijau. wujud buahnya panjang dengan ukuran besar. bobot masing-masing buah rata-rata 2, 5 kg. pangkal buah kecil lalu membesar di bagian Tengah dan melancip di bagian ujungnya. - permukaan kulit buah agak halus tetapi tak rata. daging buah berwarna merah kekuningan. keunggulan yang lain yaitu jadi manis serta fresh, teksturnya keras, dan tahan selama pengangkutan 

http://tipspetani.blogspot.com/2017/11/aneka-macam-jenis-buah-pepaya.html
Pepaya yang datang dari kepulauan hawaii ini yaitu satu type pepaya solo. pepaya solo bermakna pepaya yang habis dimakan hanya untuk satu orang. oleh karena itu, dapat di pastikan keunggulan pepaya ini yaitu ukurannya yang kecil. bobot buahnya hanya kurang lebih 0, 5 kg. mempunyai wujud agak bulat atau bulat panjang. kulit buah yang telah masak berwarna kuning cerah. daging buahnya agak Tidak tipis, berwarna kuning, dan jadi manis segar 

http://tipspetani.blogspot.com/2017/11/aneka-macam-jenis-buah-pepaya.html

Pepaya california yakni komoditi yang bernilai ekonomi tinggi serta primadona di antara type pepaya lain di market, terlebih supermarket/hypermarket. pepaya yang memiliki bentuk buah lebih kecil dan lebih lonjong ini datang dari amerika tengah dan tempat karibia. ia dapat tumbuh subur selama th.. (tiada tahu musim) di indonesia. pohon pepaya california lebih pendek dibanding Type pepaya lain, benar-benar tinggi lebih kurang 2 mtr... daunnya berjari banyak dan memiliki kuncung di permukaan pangkalnya. buahnya berkulit Tidak tipis dan permukaannya rata, dagingnya kenyal, tidak tipis, dan manis lebih jadi. bobotnya berkisar pada 600 gram s/d 2 kg. 

http://tipspetani.blogspot.com/2017/11/aneka-macam-jenis-buah-pepaya.html

Pepaya gunung yakni kerabat pepaya yang di lokasi wonosobo tanaman ini umum disebut carica, dan di bali tanaman ini disebut gedang memedi. tempat aslinya yakni dataran tinggi andes, amerika selatan. pepaya gunung Tanaman pepaya gunung yaitu pohon kecil atau perdu yg tidak berkayu, sama dengan pepaya umum (carica papaya. tetapi mempunyai cabang yang makin banyak dan ukuran semua segi tanaman lebih kecil. tinggi rata-rata yakni 1-2 Mtr.., bunga jantan memiliki tangkai yang panjang hingga 15 cm dan bunga betina memiliki ukuran makin besar dengan tangkai yang keras dan pendek.

Buah pepaya gunung berbentuk bulat telur dengan ukuran panjang 6-10 cm dan diameter 3-4 cm. buah masak berbentuk telur sungsang dengan ukuran 6-15 cm kali 3-8 cm, dagingnya keras, berwarna kuningjingga, jadi agak asam tetapi harum, di seputar rongganya terdapat beberapa sekali biji yang terbungkus oleh sarkotesta yang putih dan berair. buah yang belum masak memiliki kulit yang berwarna hijau gelap dan bisa berpindah jadi kuning setelah masak. biji buah berwarna hitam dengan jumlah yang banyak dan padat. buahnya mempunyai kandungan getah, dan getah ini bisa semakin berkurang dengan semakin mendekati kematangan. getah ini mempunyai kandungan papain yang berupa proteolitik
http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-mudah-budidaya-sawi-putih.html

Petsai atau sawi putih adalah jenis tanaman sayur daun yang berasal dari familiki Cruferae atau kubis-kubisan. Tanaman sawi putih ini konon berasal dari Tiongkok dan Asia Timur dan telah dibudidayakan sejak 2500 tahun yang lalu. Sawi putih banyak digemari masyarakat karena memiliki rasa yang enak dan juga kaya akan vitamin A, vitamin B dan vitamin C. 
http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-mudah-budidaya-sawi-putih.html


Cara Budidaya Sawi Putih
Syarat Tumbuh

Sawi atau Petsai akan tumbuh dengan baik pada daerah dengan ketinggian sekitar 1000 mdpl, yang memiliki suhu sekitar 19-21 derajat celcius, memiliki kelembaban udara sekitar 80%-90% serta memiliki curah hujan sekitar 100 sampai 1500 mm/tahun. Apabila syarat tersebut tidak terpenuhi, sawi putih akan tetap tumbuh namun kurang subur.

Persiapan Bibit Sawi Putih

Untuk setiap hektar lahan dibutuhkan sekitar 200 hingga 250 gram benih. Jika benih sudah disiapkan, selanjutnya semaikan benih ke media semai yang telah disiapkan sebelumnya. Media semai tersebut dibuat dengan mencampurkan tanam dengan pupuk kandang yang telah matang dengan perbandingan 3:1 atau 2:1. Media semai yang telah dicampur selanjutnya disaring dengan menggunakan ayakan pasir lalu dimasukkan ke dalam bumbungan semai yaitu semacam polybag yang terbuat dari daun pisang. Setiap hektar lahan dibutuhkan sebanyak 34.000 hingga 35.00 bumbungan semai.


Selanjutnya, buatlah bedengan dengan ukuran lebar 100 cm dan tinggi sekitar 15-20 cm untuk menyemaikan benih. Bagian sisi-sisi bedengan diberi pembatas dengan menggunakan bilah bambu atau kayu.

Sehari sebelum penyebaran benih, media semai disiram hingga bagian dasar bumbungan agar lembab. Benih ditanam satu per satu secara berurutan pada bagian tengah media. Setelah benih ditanam, timbun kembali permukaan media bumbungan dengan media semai setinggi 0,5 cm. Setelah itu, tutup bedengan persemaian selama 3-4 hari dengan menggunakan karung, daun pisang atau plastik hingga benih mulai berkecambah.

Setelah benih mulai berkecambah, buka penutup bedengan dan siram secara rutin agar kelembaban media semai terjaga. Jika bibit nampak terserang penyakit dumping off (bibit rebah), lakukan penyemprotan dengan menggunakan fungisida benlate dengan dosis 1 g/liter air atau orthocide dengan dosis 3 g/liter air.Setelah bibit berumur 18-20 hari atau bibit telah memiliki 2 helai daun sejati, bibit dapat dipindah tanamkan ke lahan tanam.

Persiapan Lahan Tanam

Lakukan penyiangan pda gulma atau tanaman pengganggu lainnya yang tumbuh di lahan tanam, setelah itu, tanah pada lahan tanam yang akan digunakan untuk budidaya sawi putih di gemburkan terlebih dahulu dengan menggunakan cangkul. Jika pH tanah kurang dari 5,0, maka lakukan pengapuran.

Setelah itu lakukan pemupukan dasar pada lahan dengan menggunakan pupuk kandang atau pupuk kompos. Selain menggunakan dua pupuk itu dapat pula menggunakan pupuk NPK.

Penanaman Sawi Putih

Sebelum menanam sawi, buatlah lubang tanam sedalam cangkul atau berukuran sekitar 30 cm x 30 cm x 30 cm dengan jarak tanam sekitar 50 cm x 60 cm. Waktu yang baik untuk melakukan penanaman yaitu pada pagi atau sore hari. Jika lubang tanam sudah iap, selanjutnya lakukan penanaman. Masukkan bibit ke dalam lubang tanam, lalu masukkan tanah halus sedikit demi sedikit dan tekan perlahan agar bibit berdiri tegak. Setelah itu, siram bibit dengan menggunakan air hingga benar-benar basah.

Pemeliharaan Sawi Putih

Penyiraman

Penyiraman dilakukan sebanyak 1-2 kali sehari pada awal tanam yaitu pada pagi dan sore hari.

Pemupukan Susulan dan Sanitasi Lahan
Pemupukan susulan dilakukan sebanyak 2 kali yaitu saat sawi putih berumur 2 minggu dan 4 minggu. Pupuk yang diberikan berupa pupuk urea. Za dan KCl. Pemberian pupuk ini dilakukan dengan cara melingkari tajuk tanam sejauh 15-20 cm dengan kedalaman sekitar 10 cm – 15 cm. Sanitasi lahan dilakukan 1-2 kali sebelum pemupukan yaitu saat tanaman berumur 2 minggu dan 4 minggu.

Pencegahan Hama dan Penyakit
Untuk mencegah hama dan penyakit, lakukan penyemprotan pestisida secara rutin setiap 1-2 minggu sekali dengan dosis sesuai dengan populasi hama.

Penjarangan dan Penyulaman
ketika tanaman sawi berumur sekitar 10-15 hari, lakukan penjarangan. Karena tanaman sawi putih berumur pendek yaitu hanya 2-3 bulan saja, penyulaman hampir tidak dilakukan. Namun, jika ada tanaman mati harus segera diganti dengan bibit yang baru.
Masa Panen Sawi Putih

Sawi putih/Petsai yang sudah berumur 25-65 hari (bergantung pada varietasnya) sudah siap untuk dipanen. Ciri-ciri sawi putih yang siap panen yaitu krop kompak dan berukuran besar. Cara memanen sawi putih yaitu dengan memotong bagian batang di atas tanah dengan pisau tajam.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-benar-budidaya-tanaman-buah-tin.html


Di Indonesia sendiri, budidaya Buah Tin masih sangat sedikit, karena Buah Tin ini sendirinya belum tidak ada di Indonesia karena harus mengimpor dari negara asalnya. Buah Tin mempunyai keunikan karena buah yang produktif tidak mengenal musim dan akan terus berbuah dan tidak memiliki bunga. Varian dari Buah Tin ini banyak, setidaknya ada 12 varian yang dapat kita temui yakni tin yordan, tin ungu, red palestine red turki, brown turki, negronne, black ischia, libya, black turki, long yellow, panace tiger, dan juga flanders. Pohon tin yordan merupakan yang paling terkenal di Indonesia karena sangat sering berbuah, jika buahnya matang akan berwarna menguning dan rasanya paling manis dari buah tin lainnya. Karena sering berbuah tanpa mengenal musim, Buah Tin jadi cocok untuk dibudidayakan dan peluang besar untuk mendapatkan untung. Berikut ini cara budidaya Buah Tin yang selalu panen sepanjang tahun.


http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-benar-budidaya-tanaman-buah-tin.html
Pedoman Budidaya Buah Tin Agar Berhasil

1. Pemilihan Bibit Pohon Buah Tin

Bibit pohon Buah Tin haruslah yang berkualitas yang ditandai dengan besaran dari batang bibit jika dilihat dari secara kasat mata. Besar batangnya jangan sampai sekecil batang pensil karena yang bagus haruslah minimal 2x batang pensil. Kemudian kondisi bibit pohon Buah Tin haruslah prima dan juga telah siap untuk dibawa seperti pada akar apakah akarnya kuat dan banyak atau tidak, atau bisa juga melihat tunas - tunas daun masih segar atau tidak dan juga pilihlah yang berdaun banyak. Jika memang melalui bibit Buah Tin, pilihlah buah yang berwarna hitam untuk dijadikan benih karena ciri dari Buah Tin yang enak dan lezat ialah semakin hitam.

2. Menyiapkan Benih
Setelah memilih bibit benih Buah Tin, selanjutnya ialah ambil buah tin yang telah mengering dan tua, lalu belah buahnya dan juga pisahkan biji yang ada dibuahnya. Jemur biji Buah Tin hingga kering dan angkat biji lalu diletakkan ditempat kering lagi teduh. Siapkan lokasi untuk digunakan penyemaian biji - biji dari Buah Tin, dengan ambil polybag atau bisa nampan khusus untuk penyemaian. Isi campuran tanah, sekam dan atau pupuk kandang serta pasir dengan mempunyai perbandingan 2:2:1. Diamkan tempat penyemaian 2 hari sebelum melakukan penyemaian. Saat ingin melakukan penyemaian, rendam dahulu bibit Buah Tin. Pisahkan bibit yang mengambang karena tumbuhnya akan kecil. Dan ratakan ditempat penyemaian dan tutup dengan tanah secara merata dan tipis. Penyiraman dilakukan dipagi dan sore hari secara rutin dengan menggunakan spray. Sekitar 3-5 minggu bibit Buah Tin akan mengeluarkan tunas. Setelah tunas mencapai 15 cm ketinggiannya, bibit dapat dipindahkan ke plastik polybag sebelum ditanam ditempat permanen.
http://tipspetani.blogspot.com/2017/08/cara-benar-budidaya-tanaman-buah-tin.html
3. Menyiapkan Lahan Tanam
Siapkan pot yang berukuran besar atau bisa juga drum bekas dengan memotong 2 bagian atau bisa juga diperkarangan rumah yang tidak terlindung dari sinar matahari dengan membuat lubang tanam 50x50 cm dan kedalaman 50x60cm, isi pot dengan campuran tanah dan juga pupuk kandang dengan perbandingan 1:1. Tanah yang digunakan haruslah yang gembur dan juga subur, dapat juga dicampur dengan pasir sedikit. Biarkan pot selama 2 minggu sebelum akan ditanami.

4. Menanam Bibit Buah Tin
Bibit dari Buah Tin yang siap ditanam bisa dipindahkan ketempat penanaman permanen dengan melepas polybag secara perlahan supaya tanah penyemaian tidak hancur. Masukkan ketempat tanam dan tutup kembali dengan menggunakan tanah, dan padatkan dengan perlahan. Setelah penanaman, siram bibit dengan sewajarnya agar buah tin tidak busuk.

5. Merawat Tanaman Buah Tin
Perawatan Buah Tin tidak begitu sulit karena tanaman ini telah beradaptasi dengan iklim yang ada di Indonesia. Dengan lakukan penyiraman secara teratur dipagi dan sore hari. Bersihkan tumbuhan liar yang ada disekitar buah tin. Untuk pemupukan, bisa dilakukan ketika umur pohon Buah Tin telah mencapai 4 bulan.

6. Pemanenan Buah Tin
Untuk pemanenan karena buah tin tidak mengenal musim, setelah 4 bulan penanaman buah tin akan mulai menghasilkan.